kabar

Lelaki 70 tahun asal Arab Saudi diizinkan nikah lagi oleh dua istrinya

"Saya tidak akan pernah melupakan apa yang telah mereka lakukan untuk membuat saya senang," ujar Thuaibi.

11 Januari 2016 04:12

Barangkali para pecintai poligami atau kaum doyan kawin iri terhadap lelaki 70 tahun asal Taif, Arab Saudi. Dua istrinya mengizinkan dia menikah lagi dengan perempuan muda.

Awad bin Awamir ath-Thuaibi mulanya tidak percaya kedua istrinya melontarkan gagasan itu. "Pertama saya kira mereka cuma bercanda tapi ternyata mereka serius," katanya kepada media setempat. "Mereka melakukan itu karena mencintai, menghormati, dan ingin membahagiakan saya."

Upacara sekaligus pesta pernikahan ketiga buat Thuaibi akhirnya berlangsung di balai pertemuan Taif. Semua diatur oleh kedua istrinya. Thuaibi memuji kedua istrinya itu karena bersedia mengizinkan dia menikah lagi tanpa perlu diminta.

Pengantin baru itu pun langsung berbulan madu selepas pesta perkawinan. "Saya tidak akan pernah melupakan apa yang telah mereka lakukan untuk membuat saya senang," ujarnya.

Thuaibi memang tidak pantas melupakan itu karena dia beristri tiga atas izin dua istrinya.

Yair Lapid, kandidat kuat perdana menteri Israel dari Partai Yesh Atid. (Times of Israel/Courtesy)

Yair Lapid diberi kesempatan bentuk pemerintahan sekaligus singkirkan Netanyahu

"Ini akan menjadi pemerintahan sayap kiri berbahaya, kombinasi mematikan antara ketidakmampuan dan ketiadaan tanggung jawab," ujar Netanyahu.

Ibu Kota Doha, Qatar. (dohabus.com)

Tabrak lelaki Inggris hingga tewas, pangeran Qatar akan diadili tahun depan

Kejadiannya pada Agustus 2019, namun Syekh Hasan nasir ats-Tsani dibebaskan dengan membayar uang jaminan.

Yair Lapid, kandidat kuat perdana menteri Israel dari Partai Yesh Atid. (Times of Israel/Courtesy)

Netanyahu gagal bikin pemerintahan

Kalau kedua pilihan itu tidak berhasil, Israel harus menggelar pemilihan umum kelima sejak April 2019. Pesta demokrasi terakhir dilakukan pada 23 Maret lalu.

Mobil Peugeot berseliweran di sekitar Menara Azadi di jantung Ibu Kota Teheran, Iran, Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Diplomat Swiss tewas setelah jatuh dari apartemennya di Teheran

Kedutaan Swiss di Teheran juga mewakili kepentingan Amerika Serikat sejak kemenangan Revolusi Islam pada Februari 1979.





comments powered by Disqus