kabar

Teror Jakarta diyakini dilakukan ISIS

ISIS menyerukan persiapan seribu jihadis dan seribu AK-47 dan M-16 untuk melaksanakan serangan teror di semua provinsi di Indonesia.

14 Januari 2016 13:00

Serangkaian ledakan bom dan baku tembak pagi ini terjadi sekitar pusat belanja Sarinah di kawasan Thamrin, jantung Jakarta, merupakan pusat bisnis dan sekitar satu kilometer dari Istana Presiden. Insiden itu sejauh ini menewaskan enam orang.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia Inspektur Jenderal Anton Charlian menjelaskan kepada wartawan terjadi enam ledakan di kawasan Sarinah. "Jumlah korban tewas enam orang, tiga warga sipil, dua orang belum teridentifikasi, dan satu polisi," katanya di lokasi kejadian.

Dia menambahkan ledakan menghantam pos polisi di perempatan Sarinah terjadi lantaran lemparan granat. Ledakan lainnya terjadi di luar kedai kopi Starbucks. Hingga kabar ini dilansir, polisi masih terus mengejar para pelaku.

Informasi diperoleh Albalad.co, ledakan bermula pada pukul 10:00, disusul jam 10:40, 10:50, 10:56, 11:00, 11:15, dan 11:51. Pelaku diduga enam orang.

Seorang sumber Albalad.co meyakini serangan teror berlangsung di Jakarta hari ini dilakukan oleh milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah). "Mereka memang sudah merencanakan serangan terkoordinasi di Indonesia sejak akhir tahun lalu," ujarnya saat dihubungi melalui telepon selulernya.

Dia mengungkapkan dalam forum anggota ISIS sudah beredar rencana teror terhadap Jakarta disebut Strategi Vital. ISIS menyerukan persiapan seribu jihadis dan seribu AK-47 dan M-16 untuk melaksanakan serangan teror di semua provinsi di Indonesia.

Pembagian jihadis di tiap provinsi sesuai jumlah sasaran, yakni Kodam, Koramil, Batalion, Polda, Polres, dan Polsek. "Pola serangan frontal dengan hantaman roket lebih dulu dan dihantam dengan serangan penghabisan," ujar sumber itu mengutip rencana ISIS ini. "Jika serangan dilakukan serentak, dari timur, barat, selatan, utara, dan pusat, maka yakinlah tidak akan ada lagi bantuan bagi para kafirin."

Aparat keamanan memang sudah mencium rencana serangan teror di Indonesia menjelang pergantian tahun. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Panjaitan akhir tahun lalu sudah menyatakan Indonesia dalam kondisi siaga satu.

OpParisIntel, bagian dari kelompok peretas Anonymous, pada November tahun lalu melansir bocoran rencana serangan teror ISIS terhadap lima negara, termasuk Indonesia.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Bom waktu di negara Kabah

Raja Salman sudah menanam bom waktu itu sejak April 2015, tiga bulan setelah dirinya naik takhta.

Pangeran Khalid bin Farhan dari Arab Saudi, mendapat suaka politik di Jerman sejak 2013. (Middle East Eye)

Pangeran Arab Saudi serukan kudeta terhadap Raja Salman

"Kalau Ahmad dan Muqrin bersatu, saya yakin 99 persen anggota keluarga kerajaan, pasukan keamanan, dan tentara akan mendukung mereka," kata Pangeran Khalid, mendapat suaka politik di Jerman sedari 2013.

Suasana dalam kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem di hari pertama Ramadan, 17 Mei 2018. (Albalad.co)

Rabat batalkan rencana kota kembar dengan Guatemala karena pindahkan kedutaan ke Yerusalem

Guatemala baru membuka kedutaan besarnya di Ibu Kota Rabat, Maroko, November tahun lalu.

Dea, 2 tahun, menghadiri Aksi Islam Bela Al-Aqsa bareng ibunya di lapangan Monumen Nasional, Jakarta, 11 Mei 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Israel danai pemindahan Kedutaan Guatemala ke Yerusalem

Paraguay menyusul jejak Amerika dan Guatemala pekan depan.





comments powered by Disqus