kabar

Menteri luar negeri Arab Saudi batalkan lawatan sehari jelang ledakan Sarinah

Adil al-Jubair dijadwalkan bertemu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi besok pagi.

14 Januari 2016 10:20

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adil al-Jubair membatalkan rencana lawatannya ke Jakarta. Pembatalan itu terjadi sehari menjelang serangan teror menghantam kawasan Sarinah, jantung ibu kota.

"Pembatalan diterima pihak Kementerian Luar Negeri semalam," kata seorang sumber Albalad.co saat dihubungi melalui telepon selulernya hari ini. Dia mengaku tidak tahu apakah pembatalan ini terkait Teror Jakarta.

Namun muncul spekulasi pemerintah Arab Saudi telah menerima informasi intelijen bakal ada serangan teror menghantam Jakarta, sehingga kunjungan Jubair dibatalkan.

Siaran pers diterima Albalad.co pagi ini menyebutkan bakal ada pertemuan antara Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adil al-Jubair. Pertemuan ini dijadwalkan besok pada pukul sembilan pagi.

Hingga kabar ini dilansir, Retno Marsudi dan Kedutaan Besar Arab Saudi belum bisa dimintai komentar.

Serangkaian ledakan bom dan baku tembak pagi ini terjadi di sekitar pusat belanja Sarinah di kawasan Thamrin, merupakan pusat bisnis dan sekitar satu kilometer dari Istana Presiden. Polisi bilang tujuh orang terbunuh dalam kejadian itu, termasuk empat pelaku.

Informasi diperoleh Albalad.co, ledakan bermula pada pukul 10:00, disusul jam 10:40, 10:50, 10:56, 11:00, 11:15, dan 11:51. Pelaku diduga enam orang.

Seorang sumber Albalad.co meyakini serangan teror berlangsung di Jakarta hari ini dilakukan oleh milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah). “Mereka memang sudah merencanakan serangan terkoordinasi di Indonesia sejak akhir tahun lalu,” ujarnya saat dihubungi melalui telepon selulernya.

Dia mengungkapkan dalam forum anggota ISIS sudah beredar rencana teror terhadap Jakarta disebut Strategi Vital. ISIS menyerukan persiapan seribu jihadis dan seribu AK-47 dan M-16 untuk melaksanakan serangan teror di semua provinsi di Indonesia.

Pembagian jihadis di tiap provinsi sesuai jumlah sasaran, yakni Kodam, Koramil, Batalion, Polda, Polres, dan Polsek. "Pola serangan frontal dengan hantaman roket lebih dulu dan dihantam dengan serangan penghabisan," ujar sumber itu mengutip rencana ISIS ini. "Jika serangan dilakukan serentak, dari timur, barat, selatan, utara, dan pusat, maka yakinlah tidak akan ada lagi bantuan bagi para kafirin."

Aparat keamanan memang sudah mencium rencana serangan teror di Indonesia menjelang pergantian tahun. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Panjaitan akhir tahun lalu sudah menyatakan Indonesia dalam kondisi siaga satu.

OpParisIntel, bagian dari kelompok peretas Anonymous, pada November tahun lalu melansir bocoran rencana serangan teror ISIS terhadap lima negara, termasuk Indonesia.

Yair Lapid, kandidat kuat perdana menteri Israel dari Partai Yesh Atid. (Times of Israel/Courtesy)

Yair Lapid diberi kesempatan bentuk pemerintahan sekaligus singkirkan Netanyahu

"Ini akan menjadi pemerintahan sayap kiri berbahaya, kombinasi mematikan antara ketidakmampuan dan ketiadaan tanggung jawab," ujar Netanyahu.

Ibu Kota Doha, Qatar. (dohabus.com)

Tabrak lelaki Inggris hingga tewas, pangeran Qatar akan diadili tahun depan

Kejadiannya pada Agustus 2019, namun Syekh Hasan nasir ats-Tsani dibebaskan dengan membayar uang jaminan.

Yair Lapid, kandidat kuat perdana menteri Israel dari Partai Yesh Atid. (Times of Israel/Courtesy)

Netanyahu gagal bikin pemerintahan

Kalau kedua pilihan itu tidak berhasil, Israel harus menggelar pemilihan umum kelima sejak April 2019. Pesta demokrasi terakhir dilakukan pada 23 Maret lalu.

Mobil Peugeot berseliweran di sekitar Menara Azadi di jantung Ibu Kota Teheran, Iran, Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Diplomat Swiss tewas setelah jatuh dari apartemennya di Teheran

Kedutaan Swiss di Teheran juga mewakili kepentingan Amerika Serikat sejak kemenangan Revolusi Islam pada Februari 1979.





comments powered by Disqus