kabar

Penduduk Makkah doyan buang-buang makanan

Saban kali satu pesta pernikahan selesai digelar di kota suci itu, makanan tersisa bisa untuk memberi makan paling sedikit 250 orang.

23 Januari 2016 16:25

Makanan terbuang percuma di Makkah saban tahun sejatinya bisa untuk memberi makan 17 persen dari total anak-anak kelaparan di 18 negara berkembang, seperti dilansir media setempat kemarin.

Ahmad al-Matrafi, direktur proyek amal makanan di Makkah, memperkirakan terdapat 4,8 juta anak kelaparan di Afrika, Asia, dan Amerika Latin.

Dia bilang saban kali satu pesta pernikahan selesai digelar di kota suci itu, makanan tersisa bisa untuk memberi makan paling sedikit 250 orang. Dia menambahkan selama liburan tengah tahun lalu 24 ribu orang membutuhkan diberi makan dengan makanan sisa dikumpulkan dari beragam acara pesta kawinan dan kegiatan sosial lainnya di Makkah.

Matrafi menjelaskan pihaknya sudah membujuk 60 dari 120 pengurus balai pertemuan di Makkah. Pihaknya mengajak kerja sama agar makanan tersisa saban kali ada acara tidak dibuang begitu saja, tapi dikumpulkan untuk orang miskin. "Sekitar 30 persen penduduk Makkah tidak memberitahu orang lain kalau mereka kelebihan makanan," katanya.

Proyek amal makanan itu bertujuan agar tidak ada makanan sisa dibuang percuma. Alhasil, orang-orang membutuhkan makan dapat ditolong.

Dalam khutbah Jumatnya kemarin, Syekh Saleh bin Humaid, imam sekaligus khatib Masjid Al-Haram di Kota Makkah, orang bakal lebih bertanggung jawab bila mensyukuri nikmat. "Bila tidak bersyukur, Allah akan mencabut segala kebaikan dari mereka," ujarnya.

Ali Ahmad al-Mulla menjadi muazin Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, sejak 1975. (Screengrab)

Berkenalan dengan muazin Masjid Al-Haram

Ali Ahmad al-Mulla menjadi muazin Masjid Al-Haram sejak 1975.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat memimpin rapat Dewan Urusan Pembangunan dan Ekonomi di Istana As-Salam di Kota Jeddah, Arab Saudi, 22 Mei 2018. (SPA)

Anak Raja Salman masih hidup

Pangeran Muhammad bin Salman memimpin rapat Dewan Urusan Pembangunan dan Ekonomi Selasa lalu.

Demonstrasi menolak rencana pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Yerusalem berlangsung di Jakarta, 11 Mei 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Indonesia batalkan kebijakan visa bagi warga Israel

Israel memang tidak memiliki hubungan resmi dengan Indonesia, namun kedua negara menjalin hubungan ekonomi. Alhasil, warga Israel bisa berkunjung ke Indonesia menggunakan visa pelancong dan bisnis.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Bom waktu di negara Kabah

Raja Salman sudah menanam bom waktu itu sejak April 2015, tiga bulan setelah dirinya naik takhta.





comments powered by Disqus