kabar

Rouhani berkunjung ke Roma, patung-patung bugil dibungkus

Minuman beralkohol juga tidak tersedia saat jamuan makan malam Renzi dan Rouhani.

27 Januari 2016 01:37

Patung-patung bugil di Museum Capitoline di Ibu Kota Roma, menjadi tempat pertemuan antara Presiden Iran Hasan Rouhani dan Perdana Menteri Italia Matteo Renzi Senin lalu, dibungkus, sebagai penghormatan kepada pemimpin dari negara Mullah itu, seperti dilansir kantor berita resmi Italia Ansa.

Italia juga tidak menyediakan minuman beralkohol saat jamuan makan malam Renzi dan Rouhani.

Kunjungan Rouhani ke Italia itu merupakan lawatan pertamanya ke Eropa sejak sanksi ekonomi atas Iran dicabut awal bulan ini. Rouhani November tahun lalu berencana melakukan kunjungan kenegaraan ke Prancis, namun dibatalkan karena ada serangan teror di Ibu Kota Paris.

Rouhani kemarin juga menggelar pertemuan dengan pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus, yang pertama sejak 1999. Vatikan sudah lama membina hubungan diplomatik dengan Iran meski negeri Persia ini banyak dikecam pihak Barat.

Seorang juru bicara Renzi menolak berkomentar soal pembungkusan patung-patung telanjang. Juru bicara Kota Roma bilang segala keputusan soal agenda Rouhani termasuk pajangan karya seni di Museum Capitoline dibuat oleh kantor perdana menteri.

Ini bukan kali pertama patung-patung bugil dibungkus lantaran ada tamu negara dari negara muslim. Pada Oktober 2015, patung Gazing Ball bikinan Jeff Koons di Fiorentina juga ditutupi saat Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid bin Sultan an-Nahyan bertemu Renzi.

Tapi tidak semua pihak setuju dengan pembungkusan patung-patung bugil itu. "Menghormati budaya negara lain bukan berarti harus mengingkari kebudayaan kita sendiri," kata Luca Squeri, anggota parlemen dari Forza, partai sayap kanan dipimpin mantan Perdana Menteri Silvio Berlusconi. "Ini bukan menghormati, ini menolak perbedaan dan itu bentuk dari penyerahan diri."

Organisasi mengkampanyekan hak-hak perempuan Iran, My Stealthy Freedom, menyerukan politisi perempuan Italia bersuara. "Kalian menghormati nilai-nilai Islam tapi Republik Islam Iran tidak menghargai nilai-nilai kami atau kebebasan kami dalam memilih," ujar kelompok ini lewat pernyataan tertulis.

Eropa merupakan kawan dagang Iran terbesar sebelum negara itu dikenai sanksi. Selama kunjungan Rouhani ke Roma, lebih dari seratus pebisnis Italia bertemu para pejabat tinggi Iran. Perusahaan-perusahaan infrastruktur Italia telah menyetujui kontrak bisnis dan investasi paling sedikit senilai 17 miliar euro.

Warga Libanon berunjuk rasa pada 14 Mei 2021 di wilayah Metula, perbatasan Libanon-Israel, menentang Perang Gaza. (Telegram)

Satu pemuda Libanon luka ditembak tentara Israel akhirnya wafat

Muhammad Qasim Tahhan disebut sebagai tentara cadangan Hizbullah.

Demonstran pada 10 Mei 2021 membakar pagar tembok Konsulat jenderal Iran di Kota Karbala, Irak. Mereka memprotes pembunuhan Ihab al-Wazni, aktivis antipemerintah terjadi di Karbala kemarin. (Screenshot)

Protes pembunuhan aktivis antipemerintah, demonstran bakar pagar Konsulat Iran di Karbala

Masyarakat Syiah di Irak memang terbelah dua, ada yang berkiblat ke Iran dan ada pula yang setia kepada pemimpin Syiah Irak Ayatullah Ali Sistani.

Jamaah umrah sedang bertanya kepada petugas keamanan. (Saudi Gazette)

Saudi umumkan haji akan digelar tapi belum jelas haji domestik atau internasional

Setelah pandemi Covid-19 meletup Maret tahun lalu, Saudi cuma membolehkan penduduk Saudi buat berhaji. Itu pun jumlahnya terbatas, seribu orang saja.

Alireza Fazeli Munfarid, pemuda Iran berumur 20 tahun, dibunuh keluarga setelah ketahuan dia menjadi gay. (Twitter)

Pemuda gay di Iran dibunuh keluarganya

Pasangan gay ketahuan bercinta diancam hukuman mati. Sedangkan mereka ketangkap berciuman, berpegangan tangan, dan saling perhatian akan dikenai hukuman cambuk di muka umum.





comments powered by Disqus