kabar

Turis Jerman panjat piramida Giza

Perlu delapan menit untuk mencapai puncak bangunan kuno setinggi 146 meter itu. Dan 20 menit lagi buat turun ke bawah.

28 Januari 2016 14:52

Andrej Ciesielski benar-benar nekat. Pelancong 18 tahun asal Kota Munich, Jerman, ini sengaja pelesir ke Mesir untuk memanjat Piramida Besar di Giza berusia 4.500 tahun.

Tindakan nekatnya itu dia rekam. Padahal memanjat piramida melanggar hukum dan pelakunya bisa dipenjara maksimal tiga tahun.

Dari hotel tempat dia menginap di Ibu Kota Kairo, Ciesielski menyewa taksi pergi ke Giza.

"Setelah berkeliling di kompleks piramida, saya menunggu saat tepat buat memanjat Piramida Besar," tulis Ciesielski dalam blognya. "Ketika saya mulai naik, seorang pedagang eceran berdiri di belakang saya, tapi saya tidak peduli. Saya balik badan dan dia tertawa, saya pun melanjutkan pemanjatan.

Setengah jalan, orang-orang di sana mulai menonton aksi Ciesielski. Karena itulah, polisi memergoki dia. "Mereka berteriak dalam bahasa Arab saya kira, tapi saya tidak peduli dan terus memanjat sambil mendengarkan musik."

Perlu delapan menit untuk mencapai puncak bangunan kuno setinggi 146 meter itu. Dan 20 menit lagi buat turun ke bawah.

Sehabis itu, Ciesielski digiring di ke kantor polisi dan diinterogasi, sebelum akhirnya dibebaskan dengan koleksi foto dan video boleh dibawa pulang.

Peristiwa menghebohkan itu terjadi bulan ini.

Warga Libanon berunjuk rasa pada 14 Mei 2021 di wilayah Metula, perbatasan Libanon-Israel, menentang Perang Gaza. (Telegram)

Satu pemuda Libanon luka ditembak tentara Israel akhirnya wafat

Muhammad Qasim Tahhan disebut sebagai tentara cadangan Hizbullah.

Demonstran pada 10 Mei 2021 membakar pagar tembok Konsulat jenderal Iran di Kota Karbala, Irak. Mereka memprotes pembunuhan Ihab al-Wazni, aktivis antipemerintah terjadi di Karbala kemarin. (Screenshot)

Protes pembunuhan aktivis antipemerintah, demonstran bakar pagar Konsulat Iran di Karbala

Masyarakat Syiah di Irak memang terbelah dua, ada yang berkiblat ke Iran dan ada pula yang setia kepada pemimpin Syiah Irak Ayatullah Ali Sistani.

Jamaah umrah sedang bertanya kepada petugas keamanan. (Saudi Gazette)

Saudi umumkan haji akan digelar tapi belum jelas haji domestik atau internasional

Setelah pandemi Covid-19 meletup Maret tahun lalu, Saudi cuma membolehkan penduduk Saudi buat berhaji. Itu pun jumlahnya terbatas, seribu orang saja.

Alireza Fazeli Munfarid, pemuda Iran berumur 20 tahun, dibunuh keluarga setelah ketahuan dia menjadi gay. (Twitter)

Pemuda gay di Iran dibunuh keluarganya

Pasangan gay ketahuan bercinta diancam hukuman mati. Sedangkan mereka ketangkap berciuman, berpegangan tangan, dan saling perhatian akan dikenai hukuman cambuk di muka umum.





comments powered by Disqus