kabar

Kisah istri simpanan Raja Fahad difilmkan

Selama menjadi istri Raja Fahad, Janan Harb tiga kali hamil dan tiga kali pula melakoni aborsi atas suruhan suaminya itu. Sebab sang raja cemas kalau memiliki anak dari istri bekas orang Nasrani bisa menghebohkan.

29 Januari 2016 11:03

Kisah istri simpanan mendiang Raja Arab Saudi Fahad bin Abdul Aziz bakal difilmkan. Janan Harb, perempuan Palestina kelahiran Inggris mengaku sebagai istri gelap penguasa kelima negara Kabah itu, membenarkan kabar ini lewat akun Twitter resminya pekan ini.

Film itu bakal diberi judul the Weakness of King Fahad (Kelemahan Raja Fahad) sedang dalam tahap awal produksi. Film bikinan sutradara asal Inggris Malcolm Walker, pernah mengerjakan film komedi romatis Wimbledon dibintangi Kirsten Dunst, ini diyakni akan memotret sisi negatif dari Raja Fahad dan keluarga Kerajaan Arab Saudi.

Pengadilan Tinggi London, Inggris, awal November tahun lalu memenangkan gugatan Harb senilai 25 juta pound sterling atas Pangeran Abdul Aziz, putra dari Raja Fahad. Hakim Peter Smith memerintahkan tergugat memberikan fulus 15 juta pound sterling ditambah sepuluh juta pound sterling sebagai harga dari dua apartemen itu.

Harb benar-benar senang atas keputusan pengadilan menerima gugatannya. "(Masalah) ini sudah 12 tahun menyengsarakan saya. Saya sangat gembira dengan hukum di Inggris. Terima kasih Tuhan kami memiliki hukum adil di Inggris," katanya. "Pangeran (Abdul Aziz) ingin saya pergi ke Arab Saudi di mana dia berkuasa penuh atas kasus ini."

Kepada hakim, Harb bercerita dia menikah secara rahasia dengan Raja Fahad pada 1968. Saat itu dia masih berusia 19 tahun, sedangkan Fahad masih berstatus pangeran dan menjabat menteri dalam negeri. Perempuan Nasrani kelahiran Palestina ini masuk Islam tidak lama sebelum akad nikah.

Tapi kerabat Raja Fahad tidak merestui perkawinan mereka lantaran latar belakang agama keluarga Harb berlainan. Dia diusir dari istana pada 1970 setelah difitnah membikin Raja Fahad kecanduan narkotik berupa pil Methadone.

Selama menjadi istri Raja Fahad, meninggal pada 2005, Harb tiga kali hamil dan tiga pula melakoni aborsi atas suruhan suaminya itu. Sebab Raja Fahad cemas kalau sampai memiliki anak dari istri bekas orang Nasrani bisa menghebohkan.

Karena diusir dari Arab Saudi, keduanya bercerai. Harb kemudian dua kali menikah tapi gagal. Raja Fahad pun kawin lagi hingga akhirnya mempunyai banyak anak, termasuk Pangeran Abdul Aziz.

Dia mengajukan gugatan terhadap Pangeran Abdul Aziz, putra dari mendiang Raja Fahad, atas janji pernah disampaikan mantan suaminya itu. Karena terpaksa menceraikan Harb, Fahad berkomitmen memberi nafkah 15 juta pound sterling dan dua apartemen mewah di Chelsea sekarang masing-masing bernilai lima juta pound sterling.

Harb, 68 tahun, mengklaim bertemu Pangeran Abdul Aziz pada 20 Juni 2003 di Hotel Dorchester, London. Dalam pertemuan subuh itu, sang pangeran secara lisan berjanji memberi 12 juta pound sterling dan mengembalikan hak kepemilikan dua apartemen di Chelsea kepada Harb, untuk memenuhi komitmen almarhum ayahnya menafkahi Harb hingga akhir hayatnya. Pertemuan ini berlangsung saat Raja Fahad sakit parah.

Namun kepada pengadilan, Pangeran Abdul Aziz menyatakan secara tertulis membantah klaim Harb itu.

Sebelum vonis dikeluarkan, Hakim Peter Smith sudah meminta Pangeran Abdul Aziz memberikan keterangan. Namun atas saran Raja Arab Sadui Salman bin Abdul Aziz dan keluarga kerajaan, Pangeran Abdul Aziz dilarang menghadiri sidang dengan alasan kasus itu bakal dibesar-besarkan oleh media.

Karena absen, dia didenda 25 ribu pound sterling sebab melawan perintah pengadilan.

Pegasus, virus telepon seluler bikinan NSO Group, perusahaan berbasis di Ibu Kota tel Aviv, Israel. (slideshare.net)

Tiga negara Arab Teluk pakai virus komputer bikinan Israel buat mata-matai warganya

Ada enam operator secara luas menggunakan Pegasus di kawasan Arab Teluk, termasuk dua operator di UEA dan masing-masing satu operator di Arab Saudi serta Bahrain.

Seorang petugas menggendong anak kecil selamat dari serangan kelompok bersenjata di acara parade militer di Kota Ahwaz, barat Iran, 22 September 2018. (Twitter)

Kelompok bersenjata serang parade militer Iran, 25 orang tewas

Pada 7 Juni tahun lalu, ISIS mengklaim serangan terhadap gedung parlemen dan makam Imam Khomeini, menewaskan 18 orang dan mencederai lebih dari 50 lainnya.

Ulama tersohor Arab Saudi Syekh Salman al-Audah. (Twitter)

Sidang lanjutan atas Syekh Salman al-Audah digelar awal bulan depan

Syekh Salman dan dua ulama ternama lainnya, Syekh Awad al-Qarni dan Syekh Ali al-Umari telah dituntut hukuman mati.

Jamaah berkumpul di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, sambil menunggu pembagian makanan berbuka puasa, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Jamaah umrah boleh pelesiran ke kota-kota lain di Arab Saudi

Jumlah jamaah umrah hingga akhir Syawal lalu mencapai 8,5 juta orang.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Tiga negara Arab Teluk pakai virus komputer bikinan Israel buat mata-matai warganya

Ada enam operator secara luas menggunakan Pegasus di kawasan Arab Teluk, termasuk dua operator di UEA dan masing-masing satu operator di Arab Saudi serta Bahrain.

23 September 2018

TERSOHOR