kabar

Perempuan di Arab Saudi dilarang masuk Starbucks

Kaum hawa di Arab Saudi juga tidak boleh menyetir atau membuka rekening bank.

04 Februari 2016 10:43

Sebuah kedai kopi Starbucks di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, melarang kaum hawa masuk untuk memesan makanan atau minuman.

Sebuah pengumuman dalam bahasa Arab dan Inggris ditempel di jendela gerai berbunyi, "Hanya perempuan dilarang masuk. Silakan suruh sopir Anda untuk memesan. Terima kasih."

Seorang perempuan mengaku tidak dibolehkan masuk ke dalam gerai Starbucks itu menulis di akun Twitternya, @manarn8. "Kedai Starbucks di Riyadh menolak melayani saya karena saya perempuan dan meminta saya mengirim lelaki (untuk memesan)."

Surat kabar berbahasa Arab Al-Wiam melaporkan polisi syariah di Riyadh telah memerintahkan manajemen gerai Starcbuks itu tidak melayani kaum hawa setelah menemukan 'tembok pemisah' lelaki dan perempuan tidak ada saat pemeriksaan rutin.

Pihak manajemen bilang kepada polisi syariah pemisah gender itu roboh lantaran deorongan pembeli.

Pemisahan antara lelaki dan perempuan hal lazim di seantero negara Kabah itu. Bahkan perempuan mesti minta izin muhrimnya untuk bekerja, bepergian, bersekolah, menikah, atau bahkan pergi berobat. Kaum hawa di Arab Saudi juga tidak boleh menyetir atau membuka rekening bank.

Lewat pernyataan tertulis, juru bicara Starbucks mengatakan kepada majalah Cosmopolitan, gerai itu tengah direnovasi untuk membangun pemisah antara pengunjung individu dan keluarga. "Starbucks di Arab Saudi mematuhi kebiasaan setempat dengan memberikan pintu masuk terpisah bagi keluarga dan individu."

Yair Lapid, kandidat kuat perdana menteri Israel dari Partai Yesh Atid. (Times of Israel/Courtesy)

Yair Lapid diberi kesempatan bentuk pemerintahan sekaligus singkirkan Netanyahu

"Ini akan menjadi pemerintahan sayap kiri berbahaya, kombinasi mematikan antara ketidakmampuan dan ketiadaan tanggung jawab," ujar Netanyahu.

Ibu Kota Doha, Qatar. (dohabus.com)

Tabrak lelaki Inggris hingga tewas, pangeran Qatar akan diadili tahun depan

Kejadiannya pada Agustus 2019, namun Syekh Hasan nasir ats-Tsani dibebaskan dengan membayar uang jaminan.

Yair Lapid, kandidat kuat perdana menteri Israel dari Partai Yesh Atid. (Times of Israel/Courtesy)

Netanyahu gagal bikin pemerintahan

Kalau kedua pilihan itu tidak berhasil, Israel harus menggelar pemilihan umum kelima sejak April 2019. Pesta demokrasi terakhir dilakukan pada 23 Maret lalu.

Mobil Peugeot berseliweran di sekitar Menara Azadi di jantung Ibu Kota Teheran, Iran, Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Diplomat Swiss tewas setelah jatuh dari apartemennya di Teheran

Kedutaan Swiss di Teheran juga mewakili kepentingan Amerika Serikat sejak kemenangan Revolusi Islam pada Februari 1979.





comments powered by Disqus