kabar

Hubungan diplomatik putus, Saudi tetap izinkan warga Iran berumrah

Jubair menegaskan memburuknya hubungan kedua negara tidak ada kaitannya dengan jamaah haji atau umrah.

04 Februari 2016 23:24

Pemerintah Arab Saudi tetap mengizinkan warga Iran melaksanakan ibadah umrah meski hubungan diplomatik kedua negara terputus sejak bulan lalu.

Arab Saudi bersama sejumlah sekutunya memutuskan hubungan diplomatik denagn Iran setelah para pengunjuk rasa Januari lalu merusak dan membakar kedutaan besar negara Kabah itu di Teheran. Demonstran memprotes eksekusi mati terhadap ulama Syiah Syekh Muhammad Nimr an-Nimr.

"Muslim dari negara mana saja boleh ke Makkah dan Madinah...termasuk jamaah asal Iran," kata Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adil al-Jubair kepada wartawan hari ini. Dia menegaskan memburuknya hubungan kedua negara tidak ada kaitannya dengan jamaah haji atau umrah.

Arab Saudi dan Iran memang bersaing dalam berebut pengaruh di Timur Tengah. Kedua negara ini mendukung pihak berlawanan dalam perang di Suriah dan Yaman.

Kabah di Kota Makkah, Arab Saudi. (Arab News)

Pejabat MUI sebut larangan berziarah di Makkah pelecehan terhadap umat Islam

"Alasan utama pemurnian akidah terkesan sangat subyektif itu secara tidak langsung merendahkan dan mereduksi kualitas peziarah."

Pengumuman resmi  dari Kementerian Haji Arab Saudi soal larangan berziarah ke Jabal Nur. (Albalad.co/Istimewa)

Cegah bidah umrah hambar

Bidah dan syirik menjadi alasan pelarangan ziarah ke 30 lokasi di sekitar Makkah.

Surat melarang berziarah ke tempat-tempat bersejarah di Makkah, Arab Saudi. (Albalad.co/Istimewa)

Arab Saudi larang jamaah umrah berziarah ke 30 lokasi di Makkah

Larangan itu berlaku sejak 19 April dan tidak memiliki batas waktu. Siapa saja melanggar didenda Rp 18,5 juta.

Jamaah haji dari seluruh dunia melaksanakan salat di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, Agustus 2017. (Arab News)

Arab Saudi protes soal Pancasila dan nasyid Ya Lal Wathan saat sai

Pemerintah Arab Saudi melarang keras politisasi umrah dan haji.





comments powered by Disqus