kabar

Qatar negara paling tidak korup di Timur Tengah

Qatar menempati peringat ke-22 dari 168 negara, naik empat posisi dibanding tahun lalu.

05 Februari 2016 07:26

Qatar menjadi negara paling tidak korup di Timur Tengah versi laporan terbaru Indeks Persepsi Korupsi keluaran Transparency International.

Dalam indeks itu, Qatar menempati peringat ke-22 dari 168 negara, naik empat posisi dibanding tahun lalu. Disusul Uni Emirat Arab di tempat ke-23.

Indeks ini disusun berdasarkan tingkat korupsi di sektor pemerintah menurut penilaian sekitar selusin lembaga internasional, seperti Bank Dunia, IMF (Dana Moneter Internasional), Economist Intelligence Unit, dan Bank Asia.

Denmark memuncaki daftar di atas Finlandia dan Swedia, sedangkan Korea Utara dan Somalia berada di dasar indeks.

Tiga dari sepuluh negara paling korup di dunia berasal dari Timur Tengah, yakni Irak, Libya, dan Sudan.

Transparency International bilang peringkat Kuwait, Yordania, dan Arab Saudi naik sedikit dalam indeks itu. Untuk Arab Saudi, ini tahun ketiga berurutan negara Kabah ini mengalami peningkatan dalam daftar. "Korupsi politik masih menjadi tantangan besar."

Jet pribadi bernomor HZ-SK1 mengangkut para pembunuh wartawan Khashoggi meninggalkan Bandar Udara Ataturk di Kota Istanbul, Turki, menuju Riyadh, Arab Saudi, pada 2 Oktober 2018 pukul 18.20 waktu setempat.(Screengrab)

Potongan tubuh Khashoggi diduga dibawa ke Riyadh

Mayat Khashoggi dimutilasi menjadi 15 bagian.

Pangeran Khalid bin Farhan dari Arab Saudi, mendapat suaka politik di Jerman sejak 2013. (Middle East Eye)

Pangeran pembangkang desak Raja Salman lengser

Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz cocok menjadi pengganti.

Pendiri Al-Qaidah, Usamah Bin Ladin, bareng putranya, Hamzah Bin Ladin. (YouTube)

Mengintip hubungan Bin Ladin dengan Qatar

Qatar dituding mendanai kelompok-kelompok teroris.

Hari Valentine. (quotesgiant.com)

Sejumlah restoran di Qatar batalkan perayaan Hari Valentine

Pemerintah Qatar pernah bilang acara-acara non-islami sebaiknya tidak digelar di negara-negara islam.





comments powered by Disqus