kabar

ISIS penggal kepala remaja 14 tahun karena tidak salat Jumat

Orang tua korban dipaksa menonton pemancungan itu.

05 Februari 2016 08:36

Milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) di Jarablus, kota di utara Suriah berbatasan dengan Turki, Sabtu pekan lalu memenggal seorang remaja lelaki 14 tahun lantaran tidak salat Jumat.

Karena kesalahannya itu, ISIS menghukum mati remaja tidak disebut identitasnya ini atas dakwaan murtad.

Aktivis setempat Nasir Taljbini bilang pemancungan itu berlangsung di tempat terbuka disaksikan lusinan orang. "Termasuk orang tua korban dipaksa menyaksikan pemenggalan kepala anak mereka," katanya kepada ARA News.

Jarablus termasuk salah satu rute masuknya jihadis asing dari Turki ke Suriah. Pasukan Kurdi bulan lalu menggempur militan ISIS dengan mortir dan artileri.

"Jika kami berhasil mengambil alih Jarablus, kami bisa memblokir salah satu rute utama masuknya teroris asing dari Turki ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS," ujar Nuraddin Gabani, juru bicara milisi Kurdi YPG (Pasukan Perlindungan Rakyat).

Seorang petugas menggendong anak kecil selamat dari serangan kelompok bersenjata di acara parade militer di Kota Ahwaz, barat Iran, 22 September 2018. (Twitter)

ISIS rilis video pelaku serangan atas pawai militer di Iran

Selain ISIS, Gerakan Bangsa Ahvaz, mendiami Provinsi Khuzestan dan berusaha memerdekakan diri, juga mengklaim sebagai dalang dari serangan itu.

Jihadis ISIS Hasyim Abadi. (Al-Arabiya/Supplied)

Jihadis ISIS dijual seharga US$ 1 juta

Hasyim Abadi adalah adik dari pelaku serangan bunuh diri dalam konser Ariana Grande di Manchester, Mei tahun lalu.

Kabah dilihat dari lantai atas Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 17 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi eksekusi lalu salib mayat lelaki Myanmar

Seorang lelaki Yaman pada 2010 dieksekusi dan jenazahnya disalib di muka umum lantaran memperkosa dan membunuh seorang gadis, serta menembak mati ayahnya.

Bos Mayapada Group Dato Tahir berbincang dengan satu keluarga pengungsi Suriah di kamp Azraq, Yordania, pada 27 Oktober 2016. (KBRI Amman buat Albalad.co)

Senjata bikinan Israel ditemukan dalam gudang senjata ISIS

Israel dan ISIS memang memiliki kepentingan sama, yakni menggulingkan rezim Basyar al-Assad disokong oleh Iran.





comments powered by Disqus