kabar

Netanyahu berencana pagari seluruh Israel

"Pagar itu diperlukan untuk melindungi diri kita di Timur Tengah seperti sekarang dan seperti sudah diperkirakan," ujar Netanyahu.

10 Februari 2016 12:30

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kemarin mengungkapkan rencana membikin pagar pengamanan mengelilingi seluruh wilayah negara Zionis itu demi keamanan.

Dia bilang pagar kemanan itu untuk melindungi Israel dari 'binatang buas', merujuk pada kemungkinan penyusupan dilakoni oleh warga Palestina atau negara Arab lainnya.

"Pada akhirnya seperti saya lihat, akan ada pagar keamanan seperti ini mengelilingi seluruh wilayah Israel," kata Netanyahu saat menginspeksi pagar keamanan baru dibangun di Eilat, kota di selatan Israel berbatasan dengan Yordania. "Kita akan mengelilingi seluruh negara Israel dengan sebuah pagar, pembatas."

Pagar setinggi 4,6 meter itu membentang sejauh 29 kilometer antara Eilat dan sebuah bandar udara baru tengah dibangun. Biaya untuk membangun pagar keamanan ini 53 juta pound sterling. Alhasil, untuk membikin pagar keamanan keliling Israel - diperkirakan sejauh 1.067 kilometer - membutuhkan anggaran sekitar 1,9 miliar pound sterling.

Netanyahu mengakui memang butuh banyak dana buat membangun pagar keliling Israel. Dia bilang ini proyek multitahun.

"Pagar itu diperlukan untuk melindungi diri kita di Timur Tengah seperti sekarang dan seperti sudah diperkirakan," ujar Netanyahu. "Di lingkunagn tempat kita tinggal, kita perlu melindungi diri kita dari hewan liar."

Gagasan Netanyahu ini mirip yang sudah dilakoni mendiang Perdana Menteri Ariel Sharon. Dengan alasan untuk melindungi warga Israel dari serangan teror pejuang Palestina, dibangun tembok pemisah di Tepi Barat sepanjang lebih dari 750 kilometer sejak 2002.

Yair Lapid, kandidat kuat perdana menteri Israel dari Partai Yesh Atid. (Times of Israel/Courtesy)

Yair Lapid diberi kesempatan bentuk pemerintahan sekaligus singkirkan Netanyahu

"Ini akan menjadi pemerintahan sayap kiri berbahaya, kombinasi mematikan antara ketidakmampuan dan ketiadaan tanggung jawab," ujar Netanyahu.

Ibu Kota Doha, Qatar. (dohabus.com)

Tabrak lelaki Inggris hingga tewas, pangeran Qatar akan diadili tahun depan

Kejadiannya pada Agustus 2019, namun Syekh Hasan nasir ats-Tsani dibebaskan dengan membayar uang jaminan.

Yair Lapid, kandidat kuat perdana menteri Israel dari Partai Yesh Atid. (Times of Israel/Courtesy)

Netanyahu gagal bikin pemerintahan

Kalau kedua pilihan itu tidak berhasil, Israel harus menggelar pemilihan umum kelima sejak April 2019. Pesta demokrasi terakhir dilakukan pada 23 Maret lalu.

Mobil Peugeot berseliweran di sekitar Menara Azadi di jantung Ibu Kota Teheran, Iran, Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Diplomat Swiss tewas setelah jatuh dari apartemennya di Teheran

Kedutaan Swiss di Teheran juga mewakili kepentingan Amerika Serikat sejak kemenangan Revolusi Islam pada Februari 1979.





comments powered by Disqus