kabar

Setelah Barbie bersyahadat

Hijarbie, boneka Barbie muslimah.

11 Februari 2016 00:13

Kaum hawa di banyak negara tentu mafhum boneka Barbie mereka kenal selama ini memang pecinta fesyen. Dandanannya ciamik dengan beragam mode.

Namun Hanifah Adam, 24 tahun, mahasiswi kedokteran dari Nigeria, membikin terobosan dengan mengubah penampilan Barbie. Dia kini berjilbab, tidak lagi mengumbar aurat.

Hanifah memakaikan beragam pakaian muslimah namun tetap saja enak dipandang. Barbie muslimah versi Hanifah ini tidak berpakaian kolot ala ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) atau Arab Saudi, mewajibkan kaum hawa berabaya dan berjilbab serba hitam.

Hasilnya mengagumkan dan mendapat banyak respon positif setelah dia mengunggah pelbagai foto Hijarbie di akun Instagramnya sejak bulan lalu. Dia kini kebanjiran 28 ribu pengikut.

"Saya belum pernah melihat Barbie berjilbab," kata Hanifah kepada CNN. "Tampil islami merupakan identitas agama dan budaya saya. Saya cuma ingin memberikan pilihan lain bagi anak-anak perenpuan muslim seperti saya."

Yair Lapid, kandidat kuat perdana menteri Israel dari Partai Yesh Atid. (Times of Israel/Courtesy)

Yair Lapid diberi kesempatan bentuk pemerintahan sekaligus singkirkan Netanyahu

"Ini akan menjadi pemerintahan sayap kiri berbahaya, kombinasi mematikan antara ketidakmampuan dan ketiadaan tanggung jawab," ujar Netanyahu.

Ibu Kota Doha, Qatar. (dohabus.com)

Tabrak lelaki Inggris hingga tewas, pangeran Qatar akan diadili tahun depan

Kejadiannya pada Agustus 2019, namun Syekh Hasan nasir ats-Tsani dibebaskan dengan membayar uang jaminan.

Yair Lapid, kandidat kuat perdana menteri Israel dari Partai Yesh Atid. (Times of Israel/Courtesy)

Netanyahu gagal bikin pemerintahan

Kalau kedua pilihan itu tidak berhasil, Israel harus menggelar pemilihan umum kelima sejak April 2019. Pesta demokrasi terakhir dilakukan pada 23 Maret lalu.

Mobil Peugeot berseliweran di sekitar Menara Azadi di jantung Ibu Kota Teheran, Iran, Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Diplomat Swiss tewas setelah jatuh dari apartemennya di Teheran

Kedutaan Swiss di Teheran juga mewakili kepentingan Amerika Serikat sejak kemenangan Revolusi Islam pada Februari 1979.





comments powered by Disqus