kabar

Menteri kebahagiaan dan menteri toleransi UEA dijabat perempuan

Syamma al-Mazrui, 22 tahun, menjabat menteri negara urusan pemuda. Dia adalah lulusan program magister dari Universitas Oxford, Inggris, dan meraih gelar sarjana di Universitas New York, Amerika Serikat.

11 Februari 2016 08:43

Wakil Presiden sekaligus Perdana Menteri Uni Emirat Arab (UEA) Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum kemarin mengumumkan kabinet baru beranggotakan 29 menteri, termasuk delapan perempuan.

Kabinet baru ini amat bersejarah. Seperti janjinya, Syekh Muhammad bin Rasyid, memberikan jabatan menteri kebahagiaan, menteri toleransi, dan menteri pemuda kepada kaum hawa.

Syamma al-Mazrui, 22 tahun, menjabat menteri negara urusan pemuda. Dia adalah lulusan program magister dari Universitas Oxford, Inggris, dan meraih gelar sarjana di Universitas New York, Amerika Serikat.

Jabatan menteri negara urusan kebahagiaan dipegang oleh Uhud ar-Rumi, sedangkan kursi menteri negara urusan toleransi diisi oleh Lubna binti Khalid al-Qasimi. "Kami berharap dia bakal memainkan peran di tingkat lokal dan regional," kata Syekh Muhammad bin Rasyid melalui akun Twitter resminya kemarin.

Said ar-Rumaithi, anggota Dewan Nasional Federal, lembaga penasihat pemerintah di mana sebagian anggotanya dipilih langsung, bilang perubahan ini akan membantu kaum muda berperan bagi negara di masa depan. "Ini sebuah motivasi besar untuk anak-anak muda terlibat dalam politik, berperan di pemerintahan dan kabinet, dan hadir di panggung internasional," ujarnya kepada surat kabar asal Abu Dhabi, the National.

Suasana dalam kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem di hari pertama Ramadan, 17 Mei 2018. (Albalad.co)

Rabat batalkan rencana kota kembar dengan Guatemala karena pindahkan kedutaan ke Yerusalem

Guatemala baru membuka kedutaan besarnya di Ibu Kota Rabat, Maroko, November tahun lalu.

Dea, 2 tahun, menghadiri Aksi Islam Bela Al-Aqsa bareng ibunya di lapangan Monumen Nasional, Jakarta, 11 Mei 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Israel danai pemindahan Kedutaan Guatemala ke Yerusalem

Paraguay menyusul jejak Amerika dan Guatemala pekan depan.

Ulama Syiah berpengaruh asal Irak Muqtada Sadr bertemu Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman di Kota Jeddah, Arab Saudi, 30 Juli 2017. (Supplied)

Muqtada Sadr menangi pemilihan umum Irak

Dia merupakan putra dari ulama berpengaruh Muhammad Sadiq as-Sadr, dibunuh lantaran menentang rezim Saddam Husain.

Gerbang Kota Mosul, utara Irak. (Rudaw)

Lajang di Mosul susah kawin

Masyarakat Mosul umumnya konservatif. Bahkan sebelum ISIS bercokol di sana, jarang ada perempuan masih hidup sendirian ketika usia sudah menginjak kepala dua.





comments powered by Disqus