kabar

Takut wabah flu burung menyebar, menteri kesehatan Libanon larang berciuman

Tahun ini sudah empat warga Libanon meninggal akibat virus H1N1 itu.

11 Februari 2016 17:27

Menteri Kesehatan Libanon Wail Abu Faur memicu kegaduhan setelah dia meminta warga negara itu menghindari berciuman kalau memang tidak perlu. Dia bilang seruannya ini sebagai salah satu cara untuk menghindari penyebaran wabah flu burung.

Abu Faur bilang virus H1N1, dikenal dengan nama flu burung lantaran awalnya menyebar lewat unggas, tahun ini telah membunuh empat orang di Libanon, seperti dilansir Zamn Press.

Dia menkankan tidak perlu memakai cara khusus buat memberantas penyebaran virus mematikan itu. "Cukup mengurangi berciuman kalau tidak dibutuhkan," ujar Abu Faur. Dia menambahkan vaksin flu biasa sudah cukup untuk menangani virus flu burung.

Menjelang perayaan Hari Kasih Sayang, saban 14 Februari, para pengguna Twitter di Libanon menyampaikan kekagetan mereka atas seruan sang menteri. "Jangan cium saya #sayang kita tidak ingin #H1N1 hadir dalam cinta kita," tulis akun @piereakiki.

Kiri ke kanan: Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari. (Twitter)

Arab Saudi akan eksekusi mati tiga ulama sehabis Ramadan

"Arab Saudi tidak akan menunggu sampai vonis mati dikeluarkan untuk mengeksekusi mereka," kata seorang sumber.

Empat perempuan pamer bra untuk membubarkan ratusan demonstran Yahudi ultra-Ortodoks di Yerusalem, 18 Mei 2019. (Screenshot)

Demonstran Yahudi ultra-Ortodoks bubar karena dihadang perempuan pamer bra

Kaum Yahudi ultra-Ortodoks kerap memprotes pemasangan poster perempuan di tempat umum atau media dengan alasan haram.

Jamaah berkumpul di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, sambil menunggu pembagian makanan berbuka puasa, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Jamaah Qatar bisa pesan paket umrah setiba di Jeddah

Hubungan Saudi-Qatar memburuk sejak awal Juni 2017.





comments powered by Disqus