kabar

Sejumlah restoran di Qatar batalkan perayaan Hari Valentine

Pemerintah Qatar pernah bilang acara-acara non-islami sebaiknya tidak digelar di negara-negara islam.

15 Februari 2016 21:33

Sejumlah restoran di Qatar kemarin membatalkan perayaan Hari Valentine setelah mendapat telepon dari Kementerian Dalam Negeri, seperti dilansir Doha News.

Beberapa hotel membenarkan mereka diperintahkan Kementerian Dalam Negeri Qatar untuk tidak menampilkan simbol-simbol Hari Valentine di kamar-kamar atau restoran.

Perwakilan dari sebuah hotel bintang lima bilang kepada Doha News, Kementerian Dalam Negeri melarang pemakaian simbol hati, panah, atau lambang-lambang lainnya terkait Hari Valentine.

Di hotel-hotel seperti the Intercontinental Doha, the Torch, dan the W Doha, para tamu bisa menikmati makan malam berduaan tapi tidak ada dekorasi khusus di meja mereka.

Di hotel lain, seperti the Sheraton Doha, meja-meja makan dirias menyambut Hari Valentine, tapi ornamen-ornamen semacam itu dilarang digunakan di restoran dan hotel.

Namun ada pula hotel-hotel tidak dihubungi Kementerian Dalam Negeri. Sehingga mereka tetap bisa menyediakan paket khusus Hari Valentine. Termasuk Marsa Malaz Kempinski di the Pearl, Qatar. Mereka menawarkan paket seharga US$ 21.696 berisi jemputan menggunakan Rolls-Royce, menginap semalam di kamar bertipe royal suite dengan riasan romantis, makan malam di pantai, pijat berdua, dan sebuah cincin emas putih bertabur 32 berlian.

Pemerintah Qatar tidak memberi alasan soal pembatasan merayakan Hari Valentine di negara itu. Mereka pernah bilang acara-acara non-islami sebaiknya tidak digelar di negara-negara islam.

Seorang perempuan tengah memilih hadiah Valentine di sebuah toko di Ibu Kota Baghdad, Irak. (www.timesofmalta.com)

Warga negara Arab Saudi rayakan Hari Valentine untuk pertama kali

Syekh Ahmad Qasim al-Ghamdi bilang perayaan Hari Valentine tidak haram.

Mufti Agung Tunisia Syekh Usman Battikh. (Al-Arabiya)

Mufti agung Tunisia sebut perayaan Hari Valentine tidak haram asal tidak langgar moral

"Ulama mesti menyerukan umat saling menyayangi karena cinta adalah bagian dari ajaran Islam."

Pendiri Al-Qaidah, Usamah Bin Ladin, bareng putranya, Hamzah Bin Ladin. (YouTube)

Mengintip hubungan Bin Ladin dengan Qatar

Qatar dituding mendanai kelompok-kelompok teroris.

Simbol Hari Valentine. (Payam Borazjani/persianesquemagazine.com)

Iran larang perayaan Hari Valentine

Bulan lalu Iran melarang pemakaian kata 'anggur'.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Ulama Arab Saudi meninggal dalam penjara karena disiksa

Syekh Sulaiman adalah orang ketiga tewas dalam penjara setelah Mayor Jenderal Ali al-Qahtani (Maret 2018) dan seniman Muhammad Bani ar-Rumaili al-Anzi (Juli 2018).

15 Agustus 2018

TERSOHOR