kabar

Menteri kebahagiaan UEA berkalung tulisan bahagia saat dilantik

Bahkan Menteri Negara Urusan Pemuda Syamma al-Mazrui baru berusia 22 tahun.

15 Februari 2016 21:58

Menteri Negara Urusan Kebahagiaan Uni Emirat Arab (UEA) Uhud ar-Rumi kemarin menjadi sorotan saat menjalani pelantikan oleh Wakil Presiden sekaligus Perdana Menteri Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum didampingi Presiden Syekh Muhammad bin Zayid an-Nahyan.

Bukan lantaran abaya hitam dan jilbab biru cerah dia kenakan. Tidak pula karena senyum mengembang di wajahnya. Tapi sebab kalung dia pakai bertulisan bahasa Inggris 'Happy' atau bahagia.

Inilah jabatan menteri kebahagiaan pertama di dunia. Uhud bertugas menjadikan semua warga negara Arab Teluk itu merasa bahagia.

Kabinet ke-12 UEA ini juga bersejarah. Karena untuk pertama kali ada jabatan menteri toleransi dan menteri pemuda, sama-sama dijabat perempuan. Bahkan Menteri Negara Urusan Pemuda Syamma al-Mazrui baru berusia 22 tahun.

Suasana dalam kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem di hari pertama Ramadan, 17 Mei 2018. (Albalad.co)

Rabat batalkan rencana kota kembar dengan Guatemala karena pindahkan kedutaan ke Yerusalem

Guatemala baru membuka kedutaan besarnya di Ibu Kota Rabat, Maroko, November tahun lalu.

Dea, 2 tahun, menghadiri Aksi Islam Bela Al-Aqsa bareng ibunya di lapangan Monumen Nasional, Jakarta, 11 Mei 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Israel danai pemindahan Kedutaan Guatemala ke Yerusalem

Paraguay menyusul jejak Amerika dan Guatemala pekan depan.

Ulama Syiah berpengaruh asal Irak Muqtada Sadr bertemu Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman di Kota Jeddah, Arab Saudi, 30 Juli 2017. (Supplied)

Muqtada Sadr menangi pemilihan umum Irak

Dia merupakan putra dari ulama berpengaruh Muhammad Sadiq as-Sadr, dibunuh lantaran menentang rezim Saddam Husain.

Gerbang Kota Mosul, utara Irak. (Rudaw)

Lajang di Mosul susah kawin

Masyarakat Mosul umumnya konservatif. Bahkan sebelum ISIS bercokol di sana, jarang ada perempuan masih hidup sendirian ketika usia sudah menginjak kepala dua.





comments powered by Disqus