kabar

Bocah empat tahun di Mesir dipenjara seumur hidup

Akta kelahiran menunjukkan Ahmad Mansyur Karmi dilahirkan pada September 2012.

20 Februari 2016 16:02

Pengadilan militer di Ibu Kota Kairo, Mesir, Selasa lalu memvonis 115 terdakwa dengan hukuman penjara seumur hidup, termasuk bocah lelaki empat tahun bernama Ahmad Mansyur Karmi. Mereka diadili atas dakwaan kejahatan dilakukan awal 2014.

Ahmad didakwa melakukan empat pembunuhan, delapan percobaan menghilangkan nyawa orang, satu perusakan properti, dan satu dakwaan lagi atas kasus mengancam tentara dan polisi. Semua kejahatan dituduhkan itu sebelum Ahmad berulang tahun kedua.

Pengacaranya, Faisal as-Said, bilang kepada surat kabar the Jerusalem Post, masuknya nama Ahmad sebagai terdakwa adalah sebuah kesalahan. Pihak pengadilan juga tidak melampirkan akta kelahiran sang bocah kepada hakim. Akta itu menyebutkan Ahmad dilahirkan pada September 2012.

Faisal menjelaskan akta kelahiran Ahmad baru dilampirkan setelah pasukan keamanan memasukkan nama kliennya itu ke dalam daftar terdakwa. Kasus itu kemudian dipindah ke pengadilan militer dan Ahmad divonis dalam sidang in absentia (tanpa dihadiri terdakwa). "Ini membuktikan hakim tidak membaca kasus itu," katanya.

Kasus menimpa Ahmad itu, menurut seorang pengacara tidak mau disebut namanya, menunjukkan tidak ada lagi keadilan di Mesir.

Mesir diperintah junta militer setelah Jenderal Abdil Fattah as-Sisi menumbangkan Presiden Muhammad Mursi pada 2013. Sekitar 40 ribu pembangkang saat ini dipenjara karena menentang pemerintah.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Senat Amerika sepakat anak Raja Salman terlibat pembunuhan Khashoggi

Senat juga mengesahkan resolusi meminta Amerika menghentikan keterlibatannya dalam Perang Yaman dimotori Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

Konglomerat Arab Saudi berdarah Ethiopia Muhammad al-Amudi. (Arabian Business)

Arab Saudi akan adili konglomerat Muhammad al-Amudi atas dakwaan korupsi dan suap

Perdana Menteri Abi Ahmad meminta Al-Amudi dibebaskan saat mengunjungi Arab Saudi Mei lalu.

Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid an-Nahyan saat mengunjungi pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus pada September 2016. (Twitter/MohamedBinZayed)

Paus Fransiskus akan gelar misa di Abu Dhabi

Sekitar sejuta ekspatriat pemeluk Katolik Roma diperkirakan hadir dalam misa itu.

Muhammad Ramadan, pengacara hak asasi manusia  ditangkap aparat keamanan Mesir karena memakai rompi kuning pada 10 Desember 2018. (Facebook)

Mesir tangkap seorang pengacara karena pakai rompi kuning

Hukum berlaku di Mesir tidak bisa menangkap orang lantaran memiliki rompi kuning.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Senat Amerika sepakat anak Raja Salman terlibat pembunuhan Khashoggi

Senat juga mengesahkan resolusi meminta Amerika menghentikan keterlibatannya dalam Perang Yaman dimotori Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

14 Desember 2018

TERSOHOR