kabar

Ulama Irak larang keranjingan makan cokelat

Para pengguna media sosial menyebutkan pengawalan pribadi seumur hidup bagi semua bekas anggota parlemen adalah contoh pengeluaran tidak perlu.

23 Februari 2016 18:00

Bukan demi alasan kesehatan gigi, seorang ulama Irak melarang warga negara 1001 Malam itu keranjingan makan cokelat.

Larangan ini disampaikan Syekh Jalaluddin as-Saghir dalam khotbah Jumat pekan lalu di sebuah masjid di Ibu Kota Baghdad. Mantan anggota parlemen ini menyesalkan karena penduduk Irak ketagihan makan 'Nestle', merujuk pada merek cokelat batangan tersohor di negara itu.

"Saudara-saudara, cokelat batangan tidak perlu," kata Syekh Saghir dalam khotbahnya. "Batasi pengeluaran kalian kareena mungkin dibutuhkan di waktu mendatang."

Harga cokelat batangan di Irak rata-rata 250 dinar.

Syekh Saghir menambahkan bila mau sedikit berusaha lebih keras, rakyat Irak mampu menghemat 70 persen dari gaji. Rekaman video Syekh Saghir menyerukan penghematan, termasuk tidak makan cokelat batangan berlebihan, langsung menjadi bahan olokan di media sosial.

Nabil Jasim, wartawan ternama Irak sekaligus tokoh dalam gerakan antipemerintah terbentuk tahun lalu, membalas dengan rekaman videonya. "Tidak Yang Mulia, cokelat batangan amat diperlukan. Kenapa larangan ini ditujukan kepada kami?" tanya dia. "Kami tidak makan cokelat di 1980-an, kami tidak makan cokelat pada 1990-an. Apakah kami rakyat miskin, apakah negara kami miskin?"

Irak salah satu negara dengan cadangan minyak mentah terbesar di dunia. Namun korupsi dan salah urus bertahun-tahun, diperparah dengan merosotnya harga emas hitam itu saat ini, kian membikin negeri Dua Sungai ini dibekap kesulitan ekonomi.

Banyak yang bilang politisi Irak mestinya berhemat. Mereka menyebutkan pengawalan pribadi seumur hidup bagi semua bekas anggota parlemen adalah contoh pengeluaran tidak perlu.

Para pengguna media sosial juga mengejek Syekh Saghir dengan beragam manipulasi foto menunjukkan patung sang ulama di beragam cokelat batangan, salah satunya diberi merek 'Chocoladdin'.

Juru bicara Partai Dewan Tertinggi Islam Irak, tempat Syekh Saghir bernaung, memperingatkan para pengolok Syekh Saghir. "Siapa saja menyerang Syekh Saghir akan menyesal," ujar Baligh Abu Gilal.

Situasi di sekitar lokasi tawaf di kompleks Masjid Al-Haram, Makkah, Arab Saudi, 16 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Qatar tuduh Arab Saudi halangi warganya berhaji

"Tahun ini tidak ada seorang pun warga Qatar benar-benar berupaya untuk berhaji karena mereka sadar tidak mungkin ke sana (Makkah) dalam situasi seperti sekarang," kata manajer sebuah agen perjalanan haji di Ibu Kota Doha, Qatar.

Seorang lelaki Turki tengah menghancurkan sejumlah telepon seluler menggunakan palu. (Youtube)

Patuhi seruan Erdogan, warga Turki hancurkan iPhone

Dalam video lainnya, seorang bocah lelaki membuang seplastik Coca Cola ke dalam jamban.

Pastor Andrew Brunson. (Yeni Safak)

Pengadilan Turki tolak bebaskan Pastor Andrew Brunson

Pastor Brunson menjadi pangkal memburuknya hubungan Turki-Amerika, setelah Ankara menolak permintaan Washington DC agar dia dibebaskan.

Syekh Salman al-Audah. (Twitter)

Arab Saudi adili ulama tersohor secara rahasia

Arab Saudi menahan Syekh Salman dan Syekh Awad al-Qarni sejak September tahun lalu.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Qatar tuduh Arab Saudi halangi warganya berhaji

"Tahun ini tidak ada seorang pun warga Qatar benar-benar berupaya untuk berhaji karena mereka sadar tidak mungkin ke sana (Makkah) dalam situasi seperti sekarang," kata manajer sebuah agen perjalanan haji di Ibu Kota Doha, Qatar.

18 Agustus 2018

TERSOHOR