kabar

Lelaki Turki gugat istri karena hina Erdogan

Kaum pembangkang menilai Erdogan kian otoriter sejak menjadi presiden pada Agustus 2014.

24 Februari 2016 11:06

Seorang sopir truk di Turki mengajukan gugatan hukum terhadap istrinya lantaran telah menghina Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Ali D., 40 tahun, telah memperingatkan G.D. berkali-kali untuk tidak mengejek presiden Turki itu saat tampil di televisi, seperti dilansir media propemerintah Yeni Safak. Pasangan ini sudah tiga tahun menikah.

Namun sang istri malah menantang sambil bilang, "Rekam dan ajukan gugatan ke pihak berwenang."

Ali benar-benar serius dengan ancamannya dan merekam hinaan dilakukan istrinya kepada Erdogan sebagai bukti. Dia lantas mengadukan perbuatan istrinya itu ke kantor Kejaksaan Izmir. Namun belum ada penjelasan apakah gugatan itu bisa dan kapan bakal diadili.

Izmir adalah kota berpenduduk terbesar ketiga di Turki setelah Istanbul dan Ankara. Letaknya di pesisir pantai Aegea.

"Saya terus memperingatkan dia sambil berkata kenapa kamu melakukan itu?" kata Ali. "Presiden kita orang baik dan dia sudah melakoni banyak hal bagus buat Turki."

Tapi, menurut dia, istrinya itu tetap saja mengolok-olok Erdogan atau mengganti saluran bila sang pemimpin muncul di televisi. "Bahkan bila ayah saya pun menghina presiden (Erdogan), saya tidak akan maafkan dan bakal saya gugat," ujar Ali.

Sang istri, 38 tahun, membalas dengan menggugat cerai Ali.

Kasus ini muncul di tengah kecemasan lantaran sudah banyak orang - wartawan, narablog, dan orang biasa, bahkan pelajar - diadili dengan dakwaan menghina Erdogan dan pejabat tinggi lainnya.

Kaum pembangkang menilai Erdogan kian otoriter sejak menjadi presiden pada Agustus 2014. Kritik terhadap dirinya lewat media, media sosial, dan di jalan tidak ditolerir.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bersama istri. (Hurriyet Daily News)

Erdogan menangi referendum

Hasil ini mengubah sistem pemerintahan Turki dari parlementer menjadi presidensial.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sedang mengajari cucunya, Ahmet Akif Albayrak, di Marmaris, pada 15 Juli 2016. (Hurriyet Daily News)

Kumis ala Erdogan populer di kalangan pejabat Turki

Para pejabat dan menteri kini ikut-ikutan berkumis.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sedang mengajari cucunya, Ahmet Akif Albayrak, di Marmaris, pada 15 Juli 2016. (Hurriyet Daily News)

Foto Erdogan ajarkan cucunya baca Al-Quran tersiar luas

"Saya bilang kepada dia, "Putraku, kita akan membaca lima halaman Al-Quran sehari di sini.'"

Sekitar 40 ribu warga Jerman berdarah Turki berunjuk rasa mendukung Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Kota Cologne, Jerman, 31 Agustus 2016. (Breit Bart)

Turki gelar referendum April

Kalau konstitusi baru disetujui, Erdogan bisa berkuasa hingga 2029.





comments powered by Disqus