kabar

Alasan UEA bikin Kementerian Kebahagiaan

Peran pemerintah adalah menciptakan sebuah lingkungan di mana rakyat dapat mencapai mimpi dan ambisi mereka, dan bukan membikin lingkungan di mana pemerintah mampu mengontrol.

29 Februari 2016 04:47

Uni Emirat Arab (UEA) menjadi negara pertama di dunia memiliki Kementerian Kebahagiaan. Istimewanya lagi, jabatan itu dipegang perempuan, yakni Uhud ar-Rmi, termasuk dalam delapan wanita dari 29 menteri dilantik 10 Februari lalu.

Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum, Emir Dubai sekaligus Wakil Presiden dan Perdana Menteri Uni Emirat Arab (UEA), menegaskan kebahagiaan individu, keluarga, dan pekerja, kepuasan mereka dengan kehidupan dan keyakinan terhadap masa depan sangat penting bagi pemerintah.

Dia bilang menciptakan kebahagiaan bagi seluruh rakyat UEA bukan sekadar janji kosong. Dia menambahkan pemerintahnya bakal berusaha menciptakan suatu masyarakat di mana kebahagiaan mereka adalah hal terpenting.

Dia mengatakan formulanya sederhana saja. "Pembangunan nasional berdasarkan nilai-nilai inti, dipimpin kaum muda, dan berfokus pada sebuah masa depan di mana tiap orang bisa mencapai kebahagiaan," tulis Syekh Muhammad al-Maktum di akun LinkedIn resminya kemarin.

Syekh al-Maktum menjelaskan peran pemerintah adalah menciptakan sebuah lingkungan di mana rakyat dapat mencapai mimpi dan ambisi mereka, dan bukan membikin lingkungan di mana pemerintah mampu mengontrol. Poinnya adalah meningkatkan kemampuan rakyat, bukan memegang kendali atas mereka.

Dia mengakui peran pemerintah dalam menciptakan kebahagiaan bagi rakyat bukan hal baru. Dia mencontohkan filsuf Yunani Aristoteles dan filsuf Islam Ibnu Khaldun sudah menyatakan pandangan serupa. Dia mengatakan Perserikatan Bangsa-Bangsa juga telah menetapkan Hari Kebahagiaan Sedunia untuk menekankan pentingnya peran pemerintah itu.

Ali Ahmad al-Mulla menjadi muazin Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, sejak 1975. (Screengrab)

Berkenalan dengan muazin Masjid Al-Haram

Ali Ahmad al-Mulla menjadi muazin Masjid Al-Haram sejak 1975.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat memimpin rapat Dewan Urusan Pembangunan dan Ekonomi di Istana As-Salam di Kota Jeddah, Arab Saudi, 22 Mei 2018. (SPA)

Anak Raja Salman masih hidup

Pangeran Muhammad bin Salman memimpin rapat Dewan Urusan Pembangunan dan Ekonomi Selasa lalu.

Demonstrasi menolak rencana pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Yerusalem berlangsung di Jakarta, 11 Mei 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Indonesia batalkan kebijakan visa bagi warga Israel

Israel memang tidak memiliki hubungan resmi dengan Indonesia, namun kedua negara menjalin hubungan ekonomi. Alhasil, warga Israel bisa berkunjung ke Indonesia menggunakan visa pelancong dan bisnis.

Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum, Emir Dubai sekaligus Wakil Presiden dan Perdana Menteri Uni Emirat Arab. (Twitter)

Emir Dubai bikin Dewan Kebahagiaan Dunia

Lembaga ini dikepalai oleh Profesor Jeffrey Sachs.





comments powered by Disqus