kabar

GCC tetapkan Hizbullah organisasi teroris

"Keputusan ini diambil lantaran tindakan bermusuhan dari milisi itu dengan merekrut para pemuda (Arab Teluk) untuk melakukan tindakan teror," kata Zayani.

02 Maret 2016 17:46

GCC (Dewan Kerja Sama Teluk) beranggotakan Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain, dan Oman - hari ini menetapkan Hizbullah sebagai organisasi teroris.

"Keputusan ini diambil lantaran tindakan bermusuhan dari milisi itu dengan merekrut para pemuda (Arab Teluk) untuk melakukan tindakan teror," kata Sekretaris Jenderal GCC Abdul Latif az-Zayani lewat pernyataan tertulis.

Keenam negara Arab Teluk itu telah mengambil serangkaian tindakan terhadap milisi Syiah itu sejak Arab Saudi menyetop bantuan dana US$ 3 miliar bagi Libanon buat membeli peralatan militer dari Prancis.

Hizbullah disokong oleh Iran, musuh bebuyutan Arab Saudi dalam perebutan pengaruh di kawasan Timur Tengah. Kedua negara menyokong dua pihak saling bertikai dalam perang di Yaman dan Suriah.

Hubungan diplomatik kedua negara itu putus awal tahun ini setelah Kedutaan Besar Arab Saudi di Ibu Kota Teheran diserbu pengunjuk rasa, marah akibat Riyadh mengeksekusi mati ulama Syiah Syekh Muhammad Nimr an-Nimr. Langkah Arab Saudi ini diikuti sekutunya di kawasan Teluk.

Situasi di sekitar lokasi tawaf di kompleks Masjid Al-Haram, Makkah, Arab Saudi, 16 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Qatar tuduh Arab Saudi halangi warganya berhaji

"Tahun ini tidak ada seorang pun warga Qatar benar-benar berupaya untuk berhaji karena mereka sadar tidak mungkin ke sana (Makkah) dalam situasi seperti sekarang," kata manajer sebuah agen perjalanan haji di Ibu Kota Doha, Qatar.

Seorang lelaki Turki tengah menghancurkan sejumlah telepon seluler menggunakan palu. (Youtube)

Patuhi seruan Erdogan, warga Turki hancurkan iPhone

Dalam video lainnya, seorang bocah lelaki membuang seplastik Coca Cola ke dalam jamban.

Pastor Andrew Brunson. (Yeni Safak)

Pengadilan Turki tolak bebaskan Pastor Andrew Brunson

Pastor Brunson menjadi pangkal memburuknya hubungan Turki-Amerika, setelah Ankara menolak permintaan Washington DC agar dia dibebaskan.

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah. (Iraqi News)

Hasan Nasrallah mengaku bergaji US$ 1.300

Nasrallah memperkirakan Perang Suriah bakal rampung dalam satu atau dua tahun lagi.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Qatar tuduh Arab Saudi halangi warganya berhaji

"Tahun ini tidak ada seorang pun warga Qatar benar-benar berupaya untuk berhaji karena mereka sadar tidak mungkin ke sana (Makkah) dalam situasi seperti sekarang," kata manajer sebuah agen perjalanan haji di Ibu Kota Doha, Qatar.

18 Agustus 2018

TERSOHOR