kabar

Anggota parlemen Mesir akhirnya dipecat setelah makan malam dengan duta besar Israel

Lebih dari dua pertiga anggota parlemen Mesir menyetujui sanksi itu.

03 Maret 2016 01:00

Anggota parlemen Mesir Taufik Ukasyah kemarin akhirnya dipecat setelah memicu kontroversi lantaran makan malam dengan Duta Besar Israel Haim Korem.

Gara-gara makan malam Rabu pekan lalu itu, kemarahan meluap di kalangan anggota parlemen. Kamal Ahmad lantas melempar koleganya itu pakai sepatu.

Dalam wawancara khusus dengan surat kabar Al-Masri al-Yaum, Taufik bilang dia dan Korem membahas soal peran mediator bisa dimainkan Israel dalam menyelesaikan perselisihan Mesir dan Ethiopia, terkait pembangunan dam tengah dikerjakan Ethiopia di Sungai Nil.

Situs resmi parlemen Mesir melansir 465 anggota atau lebih dari dua pertiga memutuskan memberhentikan Taufik atas tindakannnya itu. "Hukuman itu bukan karena pertemuannya dengan seorang duta besar negara asing tapi sebab isu dibahas dalam pertemuan itu terkait keamanan nasional Mesir."

"Dia telah gagal menjalankan tugasnya dengan mengundang negara lain untuk ikut campur menyelesaikan masalah bendungan," kata anggota parlemen Khalid Yusuf kepada AFP.

Meski telah membina hubungan diplomatik dengan Israel sejak penandatanganan Perjanjian Camp David pada 1979, interaksi langsung dengan negara Zionis itu masih sensitif buat rakyat Mesir.

Hubungan kedua negara memburuk pada 2012 setelah Muhammad Mursi terpilih sebagai presiden.

Demonstran pada 10 Mei 2021 membakar pagar tembok Konsulat jenderal Iran di Kota Karbala, Irak. Mereka memprotes pembunuhan Ihab al-Wazni, aktivis antipemerintah terjadi di Karbala kemarin. (Screenshot)

Protes pembunuhan aktivis antipemerintah, demonstran bakar pagar Konsulat Iran di Karbala

Masyarakat Syiah di Irak memang terbelah dua, ada yang berkiblat ke Iran dan ada pula yang setia kepada pemimpin Syiah Irak Ayatullah Ali Sistani.

Jamaah umrah sedang bertanya kepada petugas keamanan. (Saudi Gazette)

Saudi umumkan haji akan digelar tapi belum jelas haji domestik atau internasional

Setelah pandemi Covid-19 meletup Maret tahun lalu, Saudi cuma membolehkan penduduk Saudi buat berhaji. Itu pun jumlahnya terbatas, seribu orang saja.

Alireza Fazeli Munfarid, pemuda Iran berumur 20 tahun, dibunuh keluarga setelah ketahuan dia menjadi gay. (Twitter)

Pemuda gay di Iran dibunuh keluarganya

Pasangan gay ketahuan bercinta diancam hukuman mati. Sedangkan mereka ketangkap berciuman, berpegangan tangan, dan saling perhatian akan dikenai hukuman cambuk di muka umum.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Bin Salman kucilkan satu suku karena tolak proyek Kota Neom

"Tidak ada Internet, tidak ada saluran komunikasi," kata Alia.





comments powered by Disqus