kabar

Anggota parlemen Israel usulkan lagi pengeras suara di menara masjid dilarang

Para penyokong ide itu beralasan kebebasan beragama tidak semestinya merampas kualitas hidup.

03 Maret 2016 21:32

Komite Legislasi Knesset (parlemen Israel) Ahad pekan ini bakal memutuskan apakah akan mengesahkan rancangan undang-undang melarang penggunaan pengeras suara di menara masjid.

Ini usaha kesekian kalinya dari kelompok Yahudi sayap kanan buat melarang muazin mengumandangkan azan lewat pengeras suara.

Proposal beleid kali ini diajukan anggota Knesset dari Partai Bayit Yehudi Moti Yogev. Gagasannya itu disokong para koleganya dari partai Likud dan Kulanu, seperti dilansir surat kabar Haaretz.

Para penyokong ide itu beralasan kebebasan beragama tidak semestinya merampas kualitas hidup.

Bila rancangan beleid itu disetujui Knesset, Israel akan melarang penggunaan pengeras suara buat azan, ceramah agama, pidato nasionalis, atau bahkan ujaran kebencian.

"Ratusan ribu warga negara Israel - di Galilea, Negev, Yerusalem, Tel Aviv-Jaffa, dan tempat-tempat lain di wilayah tengah Israel - tiap hari menderita dari suara berisik azan," seperti tertulis dalam proposal undang-undang itu.

Beleid ini akan melarang penggunaan pengeras suara di seluruh tempat ibadah di Israel, bukan hanya masjid.

Tapi menteri dalam negeri masih bisa memberi pengecualian bagi tempat-tempat ibadah tertentu.

Pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei bersama pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah. (Khamenei.ir)

Pemimpin Hizbullah dikabarkan pindah ke Iran demi alasan keamanan

Setelah pembunuhan Fakhrizadeh, pengamanan terhadap Nasrallah diperketat. Semua rencana perjalanan dibatalkan.

Sinagoge Beith Shalom di Jalan Kayoon 4-6, Surabaya, Jawa Timur, pada 2007. (Jono David, HaChayim Ha Yehudim Jewih Photo Library)

Terdapat lima ribu orang Indonesia berdarah Yahudi

Dari jumlah itu, baru 146 orang berpindah ke agama Yudaisme.

Menteri Luar Negeri Israel Gabi Ashkenazi (kanan) mengadakan pembicaraan dengan tamunya, Menteri Luar Negeri Bahrain Abdul Latif bin Rasyid az-Zayani, di kantornya di Yerusalem pada Rabu, 18 November 2020. (Miri Shimonovich/MFA)

Kedutaan Israel di Bahrain beroperasi akhir bulan ini

Untuk sementara memakai kantor Kedutaan Israel samaran telah ada di Manama selama sebelas tahun.

Kawasan Dubai Marina di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (marinapropertydubai.com)

Sekolah Yahudi pertama akan dibuka di Dubai awal tahun depan

Saat ini terdapat sekitar seribu orang Yahudi di UEA





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Pemimpin Hizbullah dikabarkan pindah ke Iran demi alasan keamanan

Setelah pembunuhan Fakhrizadeh, pengamanan terhadap Nasrallah diperketat. Semua rencana perjalanan dibatalkan.

04 Desember 2020

TERSOHOR