kabar

Israel gelar kontes kecantikan pertama bagi kaum transgender

Pemenangnya bakal mewakili Israel dalam kontes tingkat internasional di Spanyol Agustus tahun ini.

04 Maret 2016 20:00

Hampir 30 perempuan transgender kemarin berlenggak lenggok di atas panggung dalam sebuah klub malam di Ibu Kota Tel Aviv, Israel. mereka mengikuti Miss Trans Israel, kontes kecantikan bagi kaum transgender pertama kali digelar di negara Zionis itu.

Tel Aviv pada 2011 terpilih sebagai tujuan pelesiran terbaik bagi kaum LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender). Kota ini saban tahun menggelar Tel Aviv Pride Parade, dihadiri kalangan LGBT dari beragam negara. Pada 2015 merupakan ajang ke-17 kalinya.

Penyelenggara kontes, Israela Stephanie Lev, mengakui dulu perempuan transgender sulit hidup di Israel. Namun kini orang-orang sudah lebih menerima keberadaan mereka. "Kami akhirnya mampu mencerahkan orang untuk menerima dan memberdayakan kaum transeksual," katanya.

Salah satu peserta adalah Tallin Abu Hanna, 21 tahun. Dia berasal dari keluarga Arab Katolik tinggal Nazareth, kota di utara Israel. Dia mengikuti audisi karena ingin berbuat sesuatu untuk hidupnya.

Meski sebagian besar masyarakat Arab di Israel kerap menolak gay, tapi pihak keluarga menerima dan mendukung Tallin. "Saya memiliki kelebihan. Saya penari sekaligus penyanyi. Saya bisa meniup terompet," ujarnya. "Kami ini normal."

Elian Nesiel, kontestan berumur 20 tahun, meyakini orang-orang bakal makin menerima kaum transgender. "Ya, ini seperti sebuah proses."

Masyarakat Israel umumnya menerima kaum LGBT, meski Knesset (parlemen Israel) tidak mengadopsi ini dalam sebuah undang-undang. Lelaki gay juga boleh menjadi tentara.

Namun kelompok Yahudi ultra-orthodoks menentang penyuka sesama jenis. Seorang lelaki Yahudi orthodoks tahun lalu menusuk satu remaja putri dalam acara kaum LGBT bertajuk Jerusalem Pride.

Para finalis akan berlomba Mei mendatang buat merebut gelar Miss Trans Israel pertama. Pemenangnya akan mewakili Israel di tingkat internasional, yakni Miss Trans International bakal dilangsungkan Agustus tahun ini di Spanyol.

Israel mengucapkan selamat atas hari lahir Arab Saudi ke-89m disampaikan melalui akun Twitter berbahasa Arab milik Kementerian Luar Negeri Israel. (Twitter)

Israel ucapkan selamat atas hari lahir Arab Saudi ke-89

Meski tidak ada hubungan diplomatik, Israel dan Saudi diam-diam menjalin kerjasama keamanan dan intelijen. Hal ini bisa terjadi lantaran kedua negara itu memandang Iran sebagai musuh bersama.

Perempuan Arab Saudi pada 1970-an. (Arab News)

Sebelum terjadi penyerbuan Masjid Al-Haram pada 1979, perempuan Saudi tidak wajib berabaya dan berjilbab

"Kami bisa mengenakan baju sepinggang dipadu rok bermacam warna," kenang Manal Aqil.

Sultan Oman Qabus bin Said melakukan pembicaraan bilateral dengan tamunya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, di Ibu Kota Muskat, Oman, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Buat singkirkan Netanyahu, partai-partai Arab rekomendasikan Gantz jadi perdana menteri Israel

"Bagi kami, hal terpenting adalah menyingkirkan Benjamin Netanyahu dari kekuasaan," kata pemimpin Joint List Aiman Audah.

Rumah Keluarga Ibrahim, berisi masjid, gereja, dan sinagoge, bakal dibangun di Pulau Saadiyat, Uni Emirat Arab. (Gulf Business)

UEA bangun sinagoge pertama

Pembangunan sinagoge perdana di UEA ini berlangsung saat negara itu tengah menjalin hubungan baik dengan Israel, negara dengan komunitas Yahudi terbesar sejagat.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Israel ucapkan selamat atas hari lahir Arab Saudi ke-89

Meski tidak ada hubungan diplomatik, Israel dan Saudi diam-diam menjalin kerjasama keamanan dan intelijen. Hal ini bisa terjadi lantaran kedua negara itu memandang Iran sebagai musuh bersama.

23 September 2019
UEA bangun sinagoge pertama
22 September 2019
Revolusi meletup lagi di Mesir
21 September 2019

TERSOHOR