kabar

Israel bisa dipastikan tolak izinkan Retno Marsudi ke Tepi Barat

"Saya amat sangat meragukan menteri luar negeri Anda (Retno Marsudi) bakal bisa menghadiri pelantikan itu," kata sumber Albalad.co

12 Maret 2016 19:48

Hingga hari ini, sehari jelang pelantikan konsul kehormatan Indonesia buat Palestina, belum ada kabar apakah Israel mengizinkan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memasuki Tepi Barat.

Pelantikan Maha Abu Shusha sebagai konsul kehormatan pertama Indonesia untuk Palestina itu dijadwalkan berlangsung besok di Kota Ramallah, Tepi Barat. Bila dibolehkan ke sana oleh Israel, Retno rencananya juga akan mengadakan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki dan Presiden Mahmud Abbas.

Menurut seorang pengusaha Israel sekaligus mantan orang pemerintahan, tidak masuk akal negaranya membolehkan Retno ke Ramallah setelah awal pekan ini Presiden Joko Widodo menyerukan boikot produk dari permukiman Israel di Tepi Barat. Dia bilang seruan boikot saat penutupan Konferensi Tingkat Tinggi luar biasa OKI (Organisasi Konferensi Islam) di Jakarta itu adalah sebuah kesalahan.

"Saya amat sangat meragukan menteri luar negeri Anda (Retno Marsudi) bakal bisa menghadiri pelantikan itu," katanya saat dihubungi Albalad.co melalui WhatsApp. "Kalian ingin memainkan pertandingan tapi tidak mau membayar tiketnya."

Bila ditolak, Retno bakal senasib dengan mantan Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa. Dia empat tahun lalu tidak dibolehkan ke Tepi Barat oleh Israel untuk menghadiri konferensi tingkat menteri Gerakan Non-Blok digelar di Ramallah. Konferensi itu pun batal karena empat menteri luar negeri lainnya juga dilarang masuk.

Sampai berita ini dilansir, juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel Emmanuel Nahshon menolak berkomentar. Apalagi hari ini libur nasional karena Sabbath.

Dihubungi terpisah, Retno dan Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrahman Mohammad Fachir juga belum memberikan jawaban.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Duta Besar Indonesia untuk Libanon berpose bareng seratus personel angkatan laut pasukan Garuda di depan KRI Usman Harun di Pelabuhan Beirut, 25 Februari 2018. ( Biro Pers Kemlu)

Menteri Retno ajak pasukan Garuda jaga perdamaian di Libanon Selatan

Ini merupakan lawatan kedua menteri luar negeri Indonesia ke pasukan garuda setelah Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda pada 2007, ketika pasukan Garuda pertema kali bertugas di Libanon Selatan.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi didampingi Duta Besar Indonesia untuk Yordania Andy rachmianto bertemu Raja Abdullah di Istana Al-Husainiyah di Ibu Kota Amman, Yordania, 4 Oktober 2017. (KBRI Amman buat Albalad.co)

Menteri Retno dan Raja Abdullah serukan persatuan negara-negara muslim

Keduanya sepakat meningkatkan kerja sama kedua negara dalam menanggulangi terorisme dan radikalisme.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi berbicara dengan Menteri Luar Negeri Yordania Aiman Safadi, disaksikan Dura Besar Indonesia untuk Yordania Andy Rachmianto dalam pertemuan di Ibu Kota Amman, Yordania, 4 Oktober 2017. (Biro Pers Kementerian Luar Negeri RI)

Menteri Retno: Yordania mitra alami dalam menyuarakan Islam rahmatan lil alamin

Retno dan Aiman setuju tidak ada penyelesaian dalam penyelesaian isu Palestina kecuali solusi dua negara.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi bertemu Imam Besar Al-Azhar Syekh Ahmad Muhammad at-Tayyib di Ibu Kota Kairo, mesir, 5 Februari 2017. (Kementerian Luar Negeri)

Imam besar Al-Azhar puji Islam damai disebarluaskan Indonesia

Saat ini ada sekitar 3.500 mahasiswa Indonesia berkuliah di Al-Azhar.





comments powered by Disqus