kabar

Pengebom bunuh diri di Istanbul sengaja sasar pelancong Israel

Mehmet Ozturk mengikuti serombongan turis Israel dari hotel tempat mereka menginap.

21 Maret 2016 19:06

Pengebom bunuh diri di Kota Istanbul, Turki, Sabtu pagi pekan lalu, rupanya sengaja menyasar pelancong asal Israel.

Situs berita T24 hari ini melaporkan Mehmet Ozturk, 23 tahun, mengikuti serombongan turis asal Israel dari hotel tempat mereka menginap di kawasan Besiktas, Istanbul, dekat Alun-alun Taksim, ke sebuah restoran tempat mereka sarapan di Istiklal Avenue.

Anggota ISIS dari Provinsi Gaziantep, selatan Turki, ini lalu menunggu hingga kelompok wisatawan asal negara Zionis itu selesai menyantap makan pagi. Saat mereka keluar, Ozturk mendekat dan langsung meledakkan diri.

Selain membunuh pelaku, kejadian itu menewaskan tiga warga Israel dan satu orang Iran. Sebanyak 36 orang lainnya luka, termasuk sebelas dari Israel.

Surat kabar the Hurriyet melansir Ozturk menginap semalam sebelum beraksi di sebuah hotel di Barbados Boulevard, juga di bilangan Besiktas. Dia mendapat bantuan dari seseorang belum diketahui identitasnya.

Polisi Turki berhasil mengenali Ozturk sebagai pelaku bom bunuh diri kemarin. Lelaki ini pernah dua tahun di Suriah sebelum kembali ke Turki.

Dalam jumpa pers malam sehabis kejadian, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu belum bisa memastikan apakah serangan bunuh diri itu sengaja menarget warga Israel. "Kami belum memiliki konfirmasi apakah serangan itu menyasar orang Israel," katanya.

Bos Mayapada Group Dato Tahir berbincang dengan satu keluarga pengungsi Suriah di kamp Azraq, Yordania, pada 27 Oktober 2016. (KBRI Amman buat Albalad.co)

Senjata bikinan Israel ditemukan dalam gudang senjata ISIS

Israel dan ISIS memang memiliki kepentingan sama, yakni menggulingkan rezim Basyar al-Assad disokong oleh Iran.

Poster Huzaifah al-Badri, putra pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi, tewas dalam pertempuran di Homs, Suriah. (Amaq)

Putra pemimpin ISIS tewas di Suriah

Baghdadi memiliki empat anak dari istri pertama dan satu putra dari iatri kedua.

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

Persenjataan ISIS dari Amerika dan Arab Saudi

CAR menyatakan sekitar 90 persenjataan digunakan ISIS merupakan buatan Cina, Rusia, dan Eropa Timur.

Pemimpin ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) Abu Bakar al-Baghdadi saat berpidato di Masjid Agung An-Nuri di Kota Mosul, Irak, Juni 2014. (Al-Arabiya)

ISIS benarkan Abu Bakar al-Baghdadi tewas

Dia dinyatakan terbunuh akibat serangan udara di Provinsi Ninawih, Irak.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Qatar tuduh Arab Saudi halangi warganya berhaji

"Tahun ini tidak ada seorang pun warga Qatar benar-benar berupaya untuk berhaji karena mereka sadar tidak mungkin ke sana (Makkah) dalam situasi seperti sekarang," kata manajer sebuah agen perjalanan haji di Ibu Kota Doha, Qatar.

18 Agustus 2018

TERSOHOR