kabar

Al-Azhar kutuk pelaku Teror Brussels

Teror Brussels terjadi empat hari setelah penangkapan Salah Abdussalam, satu-satunya pelaku Teror Paris - menewaskan 130 orang Noevmber tahun lalu - masih hidup.

22 Maret 2016 22:13

Al-Azhar, lembaga pendidikan Islam termasyhur sejagat dan berpusat di Ibu Kota Kairo, Mesir, hari ini mengutuk pelaku serangan teror di Ibu Kota Brussels, Belgia.

"Kejahatan keji ini melanggar ajaran Islam toleran," kata Al-Azhar lewat pernyataan tertulis, meski belum ada pihak mengaku bertanggung jawab.

Serangan teror di Brussels hari ini terjadi di dua tempat, yakni Bandar Udara Internasional Zaventem, sekitar 15 kilometer dari jantung kota, dan di stasiun kereta bawah tanah Maalbeek. Total korban tewas dalam kejadian ini paling tidak 31 orang dan lebih dari 180 lainnya luka.

Al-Azhar mendesak masyarakat internasional bersatu memberantas wabah teroris atas nama Islam ini. "(Jika dunia tidak bersatu), pihak-pihak mengkorupsi ajaran Islam tidak akan berhenti melakukan kejahatan bengis terhadap orang-orang tidak bersalah."

Teror Brussels terjadi empat hari setelah penangkapan Salah Abdussalam, satu-satunya pelaku Teror Paris - menewaskan 130 orang Noevmber tahun lalu - masih hidup. Polisi membekuk Salah Jumat pekan lalu di lokasi persembunyiannya di kawasan Molenbeek, Brussels.

Kiri ke kanan: Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari. (Twitter)

Arab Saudi akan eksekusi mati tiga ulama sehabis Ramadan

"Arab Saudi tidak akan menunggu sampai vonis mati dikeluarkan untuk mengeksekusi mereka," kata seorang sumber.

Syekh Ahmad Muhammad Tayyib, imam besar Masjid Al-Azhar dan Syekh Agung Universitas Al-Azhar di Ibu Kota Kairo, Mesir. (Al-Arabiya)

Imam besar Al-Azhar sebut praktek poligami sebuah ketidakadilan

Syekh Ahmad bilang mereka yang mengatakan berpoligami dibolehkan adalah pendapat keliru.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman bertemu Imam Besar Al-Azhar Syekh Ahmad at-Tayyib di kantornya di Ibu Kota Kairo, Mesir, 5 Maret 2018. (Al-Arabiya/Supplied)

Para pemimpin agama di Mesir masih setia sokong Sisi

Syekh Ali Jumaa menyamakan Revolusi 30 Juni dengan peristiwa penaklukan Makkah di zaman Rasulullah dan hari kelahiran Nabi Muhammad.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman bertemu Imam Besar Al-Azhar Syekh Ahmad at-Tayyib di kantornya di Ibu Kota Kairo, Mesir, 5 Maret 2018. (Al-Arabiya/Supplied)

Putera mahkota Arab Saudi kunjungi Katedral Koptik di Kairo

Pangeran Muhammad bin Salman memuji Al-Azhar sebagai salah satu pilar dalam menyebarluaskan ajaran Islam moderat.





comments powered by Disqus