kabar

Tolak kasih gajinya US$ 17, bocah Suriah disembelih

Pelaku bernama Cengiz P., baru-baru ini dibebaskan dari penjara dan dikenal sebagai pecandu narkotik

29 Maret 2016 09:13

Fahri Ali, bocah Suriah berusia 13 tahun, disembelih seorang lelaki Turki setelah menolak menyerahkan gaji mingguannya sebesar 50 lira (US$ 17). Jenazah Ali dikuburkan kemarin.

Kejadian mengenaskan ini berlangsung Sabtu lalu di Karaylan, Provinsi Gaziantep, tenggara Turki. Pelaku bernama Cengiz P., baru-baru ini dibebaskan dari penjara dan dikenal sebagai pecandu narkotik, mendatangi toko perbaikan kulkas tempat Ali bekerja.

Cengiz lalu memalak Ali. Dia meminta bocah Turkmen dari Jarabulus, Suriah, itu menyerahkan gajinya. Karena Ali menolak, dia kemudian membawa korban ke halaman belakang toko dan di sanalah kepala Ali disembelih.

Setelah melakukan tindakan keji itu, Cengiz kabur dan melemparkan kepala Ali ke dalam sumur. Penduduk setempat tiba di lokasi kejadian dan segera menelepon polisi.

Polisi berhasil membekuk Cengiz malamnya. Dia mengakui perbuatannya itu. Setelah diotopsi, mayat Ali dimakamkan.

Yair Lapid, kandidat kuat perdana menteri Israel dari Partai Yesh Atid. (Times of Israel/Courtesy)

Yair Lapid diberi kesempatan bentuk pemerintahan sekaligus singkirkan Netanyahu

"Ini akan menjadi pemerintahan sayap kiri berbahaya, kombinasi mematikan antara ketidakmampuan dan ketiadaan tanggung jawab," ujar Netanyahu.

Ibu Kota Doha, Qatar. (dohabus.com)

Tabrak lelaki Inggris hingga tewas, pangeran Qatar akan diadili tahun depan

Kejadiannya pada Agustus 2019, namun Syekh Hasan nasir ats-Tsani dibebaskan dengan membayar uang jaminan.

Yair Lapid, kandidat kuat perdana menteri Israel dari Partai Yesh Atid. (Times of Israel/Courtesy)

Netanyahu gagal bikin pemerintahan

Kalau kedua pilihan itu tidak berhasil, Israel harus menggelar pemilihan umum kelima sejak April 2019. Pesta demokrasi terakhir dilakukan pada 23 Maret lalu.

Mobil Peugeot berseliweran di sekitar Menara Azadi di jantung Ibu Kota Teheran, Iran, Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Diplomat Swiss tewas setelah jatuh dari apartemennya di Teheran

Kedutaan Swiss di Teheran juga mewakili kepentingan Amerika Serikat sejak kemenangan Revolusi Islam pada Februari 1979.





comments powered by Disqus