kabar

Kunjungan wartawan Indonesia ke Israel sudah direncanakan sejak Desember 2015

Netanyahu berharap rombongan wartawan diundang bisa membantu terwujudnya hubungan diplomatik kedua negara.

29 Maret 2016 18:53

"Kami berencana mengundang rombongan wartawan Indonesia ke Israel," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel Emmanuel Nahshon kepada Faisal Assegaf dari Albalad.co Desember tahun lalu. "Kamu akan masuk dalam daftar undangan."

Nahshon bilang kunjungan itu dijadwalkan Februari atau Maret tahun ini. Namun Namun Albalad.co akhirnya dinilai tidak pantas diundang. Reputasi Albalad.co sudah lama buruk di mata negara Zionis itu.

"Kamu punya hubungan dekat dengan orang-orang Hamas. Kamu juga pernah punya blog Hamaslovers," ujar Nahshon memberi alasan.

Rencana lawatan rombongan wartawan Indonesia itu akhirnya terlaksana bulan ini. Dalam laman resminya, Kementerian Luar Negeri Israel bilang Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menerima mereka kemarin sore.

"Sudah tiba waktunya untuk terciptanya hubungan resmi antara Indonesia dan Israel," kata Netanyahu kepada enam wartawan Indonesia itu. "Kita memiliki banyak peluang untuk bekerja sama di bidang air dan teknologi."

Pemimpin dari Partai Likud ini menjelaskan negara Bintang Daud sudah menjalin kerja sama mengesankan dengan sejumlah negara Asia, terutama Cina, Jepang, India, dan Vietnam. Dia mengklaim hubungan Israel dengan negara-negara Arab juga sudah berubah. Netanyahu mengatakan kedua pihak sudah beraliansi dalam memerangi Islam radikal, merujuk pada ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah).

Karena itu, Netanyahu menyatakan hubungan Israel dan Indonesia juga mesti berubah. Dia mengaku berteman dengan sejumlah orang Indonesia di Facebook. "Alasan-alasan menghalangi terbinanya hubungan kedua negara tidak lagi relevan," ujar Netanyahu. Saya berharap kunjungan kalian bakal membantu mewujudkan hal ini."

Sebanyak 60 mahasiswa di Israel disuntik vaksin Covid-19 pada 4 Februari 2021. Suntikan dosis kedua akan mereka terima pada 3 Maret 2021. (Albalad.co)

60 mahasiswa Indonesia belajar pertanian di Israel akan pulang bulan depan

Mereka bagian dari 81 orang belajar pertanian di the Arava International Center for Agriculture Training (AICAT) untuk periode 2019-2020.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan penguasa Oman Sultan Qabus bin Said di Muskat, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Kalau saja Indonesia-Israel jadi berdamai, akan ada penerbangan langsung Denpasar-Tel Aviv

Pertemuan segitiga antara Indonesia-Amerika-Israel terjadi di Singapura sebelum Natal tahun lalu. Salah satu syarat diminta Indonesia adalah bebas visa bagi warga Indonesia ingin mengunjungi Israel.

Sebanyak 60 mahasiswa Indonesia tengah belajar pertanian di Israel pada 2 Maret 2021 telah mendapat suntikan dosis kedua vaksin Covid-19. (Albalad.co)

60 mahasiswa Indonesia di Israel telah disuntik dosis kedua vaksin Covid-19

Diperkirakan 75 persen dari sekitar sembilan juta penduduk Israel sudah divaksinasi Covid-19 akhir bulan ini.

Sebanyak 60 mahasiswa Indonesia tengah belajar pertanian di Israel telah mendapatkan suntikan dosis pertama vaksin Covid-19 pada 4 Februari 2021. (Albalad.co)

60 mahasiswa Indonesia di Israel telah disuntik vaksin Covid-19

Israel merupakan negara paling cepat di dunia dalam proses vaksinasi Covid-19. Negara Zionis ini sudah menyuntik 30 persen lebih dari 9,3 juta penduduknya.





comments powered by Disqus