kabar

Penculik di Irak bebaskan pangeran asal Qatar setelah disekap empat bulan

Perundingan masih berlangsung untuk membebaskan 24 sandera lainnya.

07 April 2016 14:27

Penculik di Irak telah membebaskan seorang pangeran asal Qatar dan rekannya, satu warga Pakistan, setelah disekap empat bulan. Namun tidak ada penjelasan soal identitas pangeran itu.

Keduanya termasuk dalam 26 orang rombongan pemburu elang diculik Desember tahun lalu di sebuah gurun di selatan Irak, dekat perbatasan dengan Arab Saudi. Pelaku terdiri dari sekitar seratus lelaki bersenjata dan hingga kini belum ada pihak mengaku bertanggung jawab. Sembilan orang lainnya berhasil lolos dari penyerbuan itu dan sudah menyelamatkan diri ke Kuwait.

"Satu orang Pakistan, kedua adalah berklan ats-Tsani dari keluarga kerajaan (Qatar)," kata seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Qatar kepada kantor berita Reuters kemarin. "Perundingan masih terus berlangsung untuk membebaskan sandera lainnya."

Pejabat itu tidak menjelaskan siapa kelompok penculik dan apakah pembebasan sang pangeran terjadi setelah uang tebusan dibayarkan.

Rombongan pemburu elang itu memang mendapat izin resmi dari pemerintah Irak untuk berekspedisi di selatan Irak. Karena itu Qatar mendesak Baghdad segera melepaskan semua sandera. Sejumlah pejabat bilang lebih dari satu pangeran diculik dalam insiden itu.

Para pemburu elang dari negara-negara Arab teluk memang biasa ke Irak saban musim dingin buat membeli elang dan memburu burung puyuh Hubara, dagingnya amat disukai kaum Arab supertajir.

Unta setinggi lebih dari tiga meter ikut dalam kontes kecantikan King Abdul Aziz Camel Festival di Arab Saudi, digelar sepanjang Januari 2018. (King Abdul Aziz Camel Festival)

Saudi kenakan denda lebih dari Rp 1 miliar bagi pemilik unta disuntik botoks

Unta disebut ayu kalau mempunyai bibir besar, leher panjang, dan berpunuk montok.

Unjuk rasa antirezim berlangsung di Ibu Kota Teheran, Iran. (Media sosial)

Lima aparat keamanan Iran tewas dalam bentrokan dengan kelompok sufi

Lebih dari 300 pengikut sufi Gonabadi ditangkap.

Sejumlah warga Arab Saudi siap menikmati makanan dalam jumlah kelewat banyak. (Caravan Daily)

Jumlah makanan terbuang di Arab Saudi saban tahun senilai Rp 181 triliun

Program itu juga untuk memperkuat kerja sama antar pemangku kepentingan dalam menghasilkan produk daur ulang.

Sebuah penthouse di Trump Park Avenue di New York, Amerika Serikat. (Trump International Realty)

Pangeran dari Saudi tunggak uang sewa apartemen di New York sebesar US$ 1,8 juta

Sesuai kesepakatan baru, uang sewa per bulan naik menjadi US$ 115.762,50 mulai Juli tahun ini.





comments powered by Disqus