kabar

Milisi Al-Hutiyun tahan satu orang Yahudi Yaman sebab selundupkan Torah kuno ke Israel

Torah kuno itu diselundupkan keluar saat seorang rabbi dan 18 orang Yahudi Yaman diterbangkan secara rahasia ke negara Zionis itu bulan lalu.

19 April 2016 20:55

Para pejabat keamanan Yaman hari ini bilang seorang anggota komunitas Yahudi di negara itu telah ditahan karena diduga membantu menyelundupkan sebuah gulungan Torah berusia 800 tahun ke Israel.

Yahia Youssef Yaish tengah diinterogasi oleh badan intelijen milisi Al-Hutiyun di Ibu Kota Sanaa. Tiga pekerja di bandar udara di Sanaa juga ditangkap dengan tuduhan serupa.

Di Israel, juru bicara the Jewish Agency Avi Mayer membenarkan Torah kuno itu diselundupkan keluar saat seorang rabbi dan 18 orang Yahudi Yaman diterbangkan secara rahasia ke negara Zionis itu bulan lalu.

Para intelektual Yaman telah mengeluarkan pernyataan tertulis menuntut Yaish dibebaskan. Mereka menyebut tuduhan terhadap Yaish dibuat-buat.

Jamal Khashoggi dan tunangannya, Hatice Cengiz. (Hatice Cengiz)

Arab Saudi akan akui Jamal Khashoggi telah dibunuh

Hasil penyelidikan polisi Turki menunjukkan Khashoggi disiksa hingga tewas.

Delegasi muslim asal Indonesia, termasuk dua pejabat MUI - Profesor Istibsyaroh dan Kiai Mayshudi Suhud - saat diterima di kediaman Presiden Israel Reuven Rivlin pada 18 Januari 2017. (Albalad.co/Istimewa)

Netanyahu: Kami ingin bina hubungan diplomatik dengan Indonesia

Sudah tiga kali terjadi pertemuan antara perdana menteri Israel dengan pemimpin Indonesia, yaitu Yitzhak Rabin dan Soeharto (1993), Abdurrahman Wahid dan Ehud Barak (2001), serta Jusuf Kalla dan Netanyahu (2018).

Foto dan nama 15 warga Arab Saudi diduga terlibat dalam pembunuhan Jamal Khashoggi. (Sabah)

Kronologi terbunuhnya Jamal Khashoggi

Rombongan pembunuh Khashoggi datang langsung dari Riyadh.

Wartawan pengkritik Arab Saudi Jamal Khashoggi. (Twitter)

MUI minta Arab Saudi jujur soal nasib Khashoggi

Saudi harus bisa menjelaskan apakah Khashoggi masih hidup atau sudah meninggal.





comments powered by Disqus