kabar

Arab Saudi targetkan 30 juta jamaah umrah setahun pada 2030

Arab Saudi juga bakal membangun museum Islam terbesar sejagat.

26 April 2016 16:16

Sebagai bagian dari Visi Arab Saudi 2030, negara Kabah ini menargetkan 30 juta jamaah umrah saban tahun.

Saat mengumumkan Visi 2030 kemarin di Ibu Kota Riyadh, Wakil Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman bilang tahun lalu negaranya kebanjiran delapan juta jamaah umrah. Dia menargetkan paling lambat 2020 jumlah jamaah umrah bertambah menjadi 15 juta setahun.

"Di antara tujuan kami pada 2030 adalah meningkatkan kapasitas kami untuk menyambut jamaah umrah dari delapan juta menjadi 30 juta tiap tahun," kata Pangeran Muhammad. "Juga untuk melipatgandakan situs bersejarah di Saudi terdaftar di UNESCO."

Pangeran Muhammad menjelaskan negaranya juga bakal membangun museum Islam terbesar sejagat.

Syekh Bandar Abdul Aziz Balila, imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Twitter)

Dalam setahun, Arab Saudi tahan 60 ulama

Selain ulama, Arab Saudi juga menahan lebih dari 50 profesor, sepuluh pengacara, 20 aktivis hak asasi manusia, 25 wartawan, 60 pemegang gelar PhD, 40 penulis, dan sepuluh perempuan.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Anak Raja Salman tegaskan Islam sejati adalah Islam toleran

Dalam wawancara khusus dengan stasiun televisi CBS News Maret lalu, Pangeran Muhammad bin Salman mengakui paham dan praktek Islam versi Wahabi, merupakan aliran dominan di negara Kabah itu, memang keliru.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz mencium tangan abang tirinya, Pangeran Talal bin Abdul Aziz saat datang menjenguk di Rumah Sakit Raja Faisal, Riyadh, November 2017. (Sabq)

Raja Salman bela anaknya meski tangkapi ulama

Sejak Pangeran Muhammad bin Salman diangkat menjadi putera mahkota pada 21 Juni 2017, Arab Saudi sudah menahan lusinan ulama, wartawan, aktivis, dan akademisi semena-mena tanpa proses peradilan.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Raja Salman berencana copot anaknya dari jabatan putera mahkota

Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz, adik dari Raja Salman, merupakan pengganti cocok.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Netanyahu: Kami ingin bina hubungan diplomatik dengan Indonesia

Sudah tiga kali terjadi pertemuan antara perdana menteri Israel dengan pemimpin Indonesia, yaitu Yitzhak Rabin dan Soeharto (1993), Abdurrahman Wahid dan Ehud Barak (2001), serta Jusuf Kalla dan Netanyahu (2018).

15 Oktober 2018

TERSOHOR