kabar

Anak mendiang raja Saudi pergi menyelinap ke klub malam di New York

Dia pernah memberi tip US$ 87 ribu setelah makan di sebuah restoran di Pulau Ibiza.

29 April 2016 10:49

Beginilah kelakukan para pangeran dari Arab Saudi kalau sedang berlibur ke luar negeri. Mereka seolah terbebas dari kekangan atas nama syariat Islam berlaku di negara asal mereka.

Di negara Kabah itu, lelaki dan perempuan bukan muhrim diharamkan berbaur di tempat umum. Minuman beralkohol dan prostitusi sangat terlarang.

Namun Pangeran Abdul Aziz bin Fahad, putra bungsu sekaligus kesayangan dari mendiang Raja Arab Saudi Fahad bin Abdul Aziz, wafat pada 2005, ini Senin malam lalu kepergok baru saja keluar dari Avenue, klub malam kesukaan kaum elite di Manhattan, jantung Kota New York, Amerika Serikat.

Namanya juga klub malam. Tentu minuman beralkohol bebas ditenggak di dalam sana. Kaum hawa berpakaian sesukanya dan tamu lelaki bisa berbaur, berdansa bareng. Bahkan kalau mau, bisa mengajak perempuan molek bercinta. Sebuah pemandangan tidak akan pernah dijumpai Pangeran Abdul Aziz di negeri asalnya.

Sejumlah sumber mengungkapkan salah satu pangeran paling tajir sejagat ini - kekayaannya ditaksir mencapai US$ 10 miliar - datang ke klub malam dua lantai itu bersama rombongan dengan 15 sedan Mercedes Benz. Dia dijaga ketat para pengawal pribadinya.

Saat keluar dari klub malam Avenue itu, Pangeran Abdul Aziz tampil dengan pakaian jaket kulit hitam menutupi kemeja kotak-kota biru, dipadu celana jins biru gombrang dan sendal kulit. Sambil mengapit sebuah tongkat di lengan kanan, lelaki 43 tahun ini juga memegang minuman bersoda dengan sedotan.

Pangeran Abdul Aziz dikenal royal dan suka hura-hura. Suami dari Al-Anud binti Faisal as-Saud, cucu dari mendiang Pangeran Sultan bin Abdul Aziz, ini memiliki properti senilai US$ 1 miliar di Amerika Serikat.

Dia kerap menjadi sorotan berita. Dia pernah memberi tip US$ 87 ribu setelah makan di sebuah restoran di Pulau Ibiza. Pada 2013, dia menjual sebuah rumah mewah miliknya di kawasan Kensington Palace Gardens, barat Ibu Kota London, Inggris, seharga US$ 145 juta. Harga rata-rata rumah di daerah ini US$ 27,9 juta.

Pada Agustus 2014, konvoinya berjumlah sepuluh mobil menjadi korban perampokan di Ibu Kota Paris, Prancis. Delapan perampok bertopeng berhasil menggasak fulus US$ 291 ribu serta koper berisi dokumen dan catatan kesehatan Pangeran Abdul Aziz.

Pada Januari 2010, anggota rombongan Pangeran Abdul Aziz memperkosa satu dari dua perempuan tertidur di kamarnya di the Plaza Hotel di New York.

Penampilan Pangeran Abdul Aziz Senin malam lalu itu tidak seperti dandanannya bila tampil di muka umum di Arab Saudi: bergamis putih dan berkafiyeh.

Suasana dalam kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem di hari pertama Ramadan, 17 Mei 2018. (Albalad.co)

Rabat batalkan rencana kota kembar dengan Guatemala karena pindahkan kedutaan ke Yerusalem

Guatemala baru membuka kedutaan besarnya di Ibu Kota Rabat, Maroko, November tahun lalu.

Dea, 2 tahun, menghadiri Aksi Islam Bela Al-Aqsa bareng ibunya di lapangan Monumen Nasional, Jakarta, 11 Mei 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Israel danai pemindahan Kedutaan Guatemala ke Yerusalem

Paraguay menyusul jejak Amerika dan Guatemala pekan depan.

Ulama Syiah berpengaruh asal Irak Muqtada Sadr bertemu Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman di Kota Jeddah, Arab Saudi, 30 Juli 2017. (Supplied)

Muqtada Sadr menangi pemilihan umum Irak

Dia merupakan putra dari ulama berpengaruh Muhammad Sadiq as-Sadr, dibunuh lantaran menentang rezim Saddam Husain.

Gerbang Kota Mosul, utara Irak. (Rudaw)

Lajang di Mosul susah kawin

Masyarakat Mosul umumnya konservatif. Bahkan sebelum ISIS bercokol di sana, jarang ada perempuan masih hidup sendirian ketika usia sudah menginjak kepala dua.





comments powered by Disqus