kabar

Raja Salman menangis hadiri acara kelulusan putra bungsunya

"Saya menghadiri wisuda ini bukan hanya sebagai ayahnya Rakan, tapi sebagai bapak dari semua pelajar," kata Raja Salman dalam sambutannya.

04 Mei 2016 13:01

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz tidak mampu menahan haru saat menghadiri acara kelulusan putra bungsunya, Pangeran Rakan, dari sebuah sekolah menengah atas di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi.

"Saya menghadiri wisuda ini bukan hanya sebagai ayahnya Rakan, tapi sebagai bapak dari semua pelajar," kata Raja Salman dalam sambutannya.

Raja Salman dan putranya  

 

 

 

 

 

Raja ketujuh negara Kabah ini sudah biasa menghadiri upacara wisuda semua putranya, sebagai tanda dia benar-benar menekankan pentingnya pendidikan.

Sebelum pertunjukan ardha (tari pedang), Pangeran Rakan memberikan sebuah pedang kepada ayahnya. Inilah membikin Raja Salam tidak kuat menahan haru menyaksikan putra bungsunya itu lulus dari sekolah menengah atas.

 

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz pada 8 Januari 2021 disuntik vaksin Covid-19.

Raja Salman disuntik vaksin Covid-19

Raja Salman, 86 tahun, termasuk kelompok rentan tertular virus Covid-19.

Mahyor Jenderal Abdul Aziz Badah al-Fagham, pengawal prubadi Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Courtesy: Bandar al-Galud)

Netanyahu dan Bin Salman sepakat Raja Salman penghalang normalisasi hubungan Saudi-Israel

Kerjasama Saudi-Israel untuk menghadapi Iran dan di bidang perdagangan bakal meningkat.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz mendarat di Bandar Udara Halim Perdanakusuma pada 1 Maret 2017. Dia disambut oleh Presiden Joko Widodo. (Dokumentasi Albalad.co)

Raja Salman tidak pernah muncul di depan publik sejak dua hari sebelum Idul Adha

"Rekaman video Raja Salman meninggalkan rumah sakit pada hari Arafah adalah kunjungan sebelumnya ke dokter spesialis," kata sumber Albalad.co

Tragedi Mina menewaskan ribuan jamaah haji saat prosesi pelemparan jumrah, Kamis, 24 September 2015. (Otoritas Pertahanan Sipil Arab Saudi)

Haji dan utang janji Raja Salman

Tabrakan arus jamaah saat proses melempar jumrah menewaskan ribuan jamaah.





comments powered by Disqus