kabar

Perempuan Arab Saudi kini berhak pegang buku nikah

Kebijakan ini dikeluarkan dengan alasan seorang perempuan membutuhkan buku nikah ketika terjadi perselisihan dengan suaminya dan di pengadilan.

05 Mei 2016 16:08

Kementerian Kehakiman Arab Saudi telah mengumumkan aturan baru memberi hak bagi pengantin perempuan memegang buku nikah. Selama ini hanya kaum lelaki saja dibolehkan memiliki buku nikah.

Menurut Menteri Kehakiman Walid as-Samaani, para ulama mencatat pernikahan mesti memberikan buku nikah kepada pengantin perempuan agar dia mengetahui hak-haknya dan segala yang diatur dalam kontrak pernikahan.

"Keputusan ini buat melindungi hak-hak kaum hawa dan memfasilitasi prosedur buat mereka," kata Kementerian Kehakiman lewat keterangan tertulis, seperti dilansir kantor berita resmi Saudi Press Agency. Kebijakan ini dikeluarkan dengan alasan seorang perempuan membutuhkan buku nikah ketika terjadi perselisihan dengan suaminya dan di pengadilan.

Hak-hak kaum hawa di negara Kabah itu memang dibatasi. Mereka perlu izin muhrim bila ingin bepergian dan bekerja, serta dilarang mengemudi.

Warga Libanon berunjuk rasa pada 14 Mei 2021 di wilayah Metula, perbatasan Libanon-Israel, menentang Perang Gaza. (Telegram)

Satu pemuda Libanon luka ditembak tentara Israel akhirnya wafat

Muhammad Qasim Tahhan disebut sebagai tentara cadangan Hizbullah.

Demonstran pada 10 Mei 2021 membakar pagar tembok Konsulat jenderal Iran di Kota Karbala, Irak. Mereka memprotes pembunuhan Ihab al-Wazni, aktivis antipemerintah terjadi di Karbala kemarin. (Screenshot)

Protes pembunuhan aktivis antipemerintah, demonstran bakar pagar Konsulat Iran di Karbala

Masyarakat Syiah di Irak memang terbelah dua, ada yang berkiblat ke Iran dan ada pula yang setia kepada pemimpin Syiah Irak Ayatullah Ali Sistani.

Jamaah umrah sedang bertanya kepada petugas keamanan. (Saudi Gazette)

Saudi umumkan haji akan digelar tapi belum jelas haji domestik atau internasional

Setelah pandemi Covid-19 meletup Maret tahun lalu, Saudi cuma membolehkan penduduk Saudi buat berhaji. Itu pun jumlahnya terbatas, seribu orang saja.

Alireza Fazeli Munfarid, pemuda Iran berumur 20 tahun, dibunuh keluarga setelah ketahuan dia menjadi gay. (Twitter)

Pemuda gay di Iran dibunuh keluarganya

Pasangan gay ketahuan bercinta diancam hukuman mati. Sedangkan mereka ketangkap berciuman, berpegangan tangan, dan saling perhatian akan dikenai hukuman cambuk di muka umum.





comments powered by Disqus