kabar

Milisi ISIS bersembunyi di Makkah

"Insya Allah, kami akan membunuh orang-orang menyembah batu di Makkah dan menghancurkan Kabah," kata anggota ISIS Abu Turab al-Mugaddasi, seperti dilansir APA.

07 Mei 2016 03:51

Polisi antiteror Arab Saudi Kamis lalu berhasil membongkar sel ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) bersembunyi di Kota Makkah.

Lewat keterangan tertulis, Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi kemarin mengumumkan empat anggota kelompok bersenjata dipimpin Abu Bakar al-Baghdadi itu tewas dalam penyerbuan ini. Dua ditembak mati dan dua lagi meledakkan diri.

Keempat anggota ISIS di Makkah ini adalah warga negara Arab Saudi, yakni Adil Abdullah Ibrahim al-Mijmaj (27 tahun), Muhammad Sulaiman Rahyan as-Saqri al-Inizi (46 tahun), Mubarak Abdullah fahad ad-Dosari (25 tahun), dan Said Ayid ad-Doair asy-Syahrani (46 tahun). Kementerian Dalam Negeri bilang mereka memang dikenal berpandangan ekstremis dan terlibat dalam sejumlah serangan teror.

Dalam penyerbuan terhadap tempat persembunyian sel ISIS di Makkah ini, polisi berhasil menyita dua sabuk peledak, 15 bom, empat senapan serbu Kalashnikov, dua pistol, amunisi dalam jumlah besar, dan dua tas berisi bubuk aluminium serta pecahan logam untuk dipakai sebagai bahan campuran bom.

Keberadaan sel ISIS di Makkah itu kian menguatkan dugaan milisi berpusat di Kota Raqqah, Suriah, itu memang mengincar Kabah. Sejumlah laporan pada pertengahan 2014 menyebutkan ISIS bakal mencaplok Arab Saudi sebelum menghancurkan Kabah.

"Insya Allah, kami akan membunuh orang-orang menyembah batu di Makkah dan menghancurkan Kabah," kata anggota ISIS Abu Turab al-Mugaddasi, seperti dilansir APA. "Orang-orang pergi ke Makkah untuk memuja batu, bukan menyembah Allah."

Saban tahun Makkah kebanjiran sekitar 15 juta jamaah melaksanakan umrah. Khusus tiap Ramadan, jamaah umrah berjumlah lebih dari 25 juta orang. Sedangkan di musim haji, sekitar tiga juta umat Islam memadati Makkah buat melakoni rukun Islam kelima.

Jamaah umrah sedang bertanya kepada petugas keamanan. (Saudi Gazette)

Saudi umumkan haji akan digelar tapi belum jelas haji domestik atau internasional

Setelah pandemi Covid-19 meletup Maret tahun lalu, Saudi cuma membolehkan penduduk Saudi buat berhaji. Itu pun jumlahnya terbatas, seribu orang saja.

Jamaah haji dari seluruh dunia melaksanakan salat di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, Agustus 2017. (Arab News)

Saudi kemungkinan umumkan jadi tidaknya haji pada 6 syawal

Meningkatnya kasus Covid-19 di Saudi saban hari, angkanya seribuan orang, memicu kekhawatiran haji akan digelar seperti tahun lalu. 

Wakil pemimpin ISIS Sami Jasim Muhammad al-Jaburi alias Haji Hamid. (Center for Global Policy)

Irak tewaskan wakil pemimpin ISIS

Haji Hamid juga bertugas mengelola keuangan ISIS.





comments powered by Disqus