kabar

Raja Salman rombak kabinet

Paling mengejutkan adalah Raja Salman mencopot Menteri Perminyakan Ali an-Naimi, telah menjabat sejak 1995.

07 Mei 2016 18:35

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz kemarin merombak kabinet besar-besaran. Sejumlah pejabat senior diganti.

Termasuk dalam perombakan itu adalah menghapus sejumlah dewan, komisi, dan komite. Arab Saudi kelihatannya ingin menegaskan pemerintahannya dalam dua kutub, yakni urusan politik dan keamanan serta ekonomi dan pembangunan.

Paling mengejutkan adalah Raja Salman mencopot Menteri Perminyakan Ali an-Naimi, telah menjabat sejak 1995. Posisinya kini diisi oleh Khalid al-Falih sebagai menteri energi, industri, dan sumber daya alam. Falih meninggalkan jabatan sebelumnya, yakni menteri kesehatan.

Sejumlah pengamat menilai penunjukan Falih sebagai upaya memperkuat penguasaan Arab Saudi atas pasar minyak global ketimbang perubahan dalam paradigma. "Dia memiliki pengalaman industri dan manajemen baik untuk menangani sektr energi dan listrik," kata Saddad al-Husaini, konsultan energi asal Arab Saudi.

Majid al-Qasbi ditunjuk untuk mengepalai kementerian baru, yaitu Kementerian Perdagangan dan Investasi. Ahmad al-Kholifi diangkat sebagai gubernur bank sentral, the Saudi Arabian Monetary Agency (SAMA).

Mantan Menteri Perdagangan Taufik ar-Rabiah diangkat sebagai menteri kesehatan dan Sulaiman al-Hamdan menjadi menteri transportasi.

Kementerian Listrik dan Air dibubarkan. Tanggung jawab masalah air kini di bawah Kementerian Lingkungan, Air, dan Pertanian. Sedangkan soal listrik sekarang menjadi urusan Kementerian Energi, Industri, dan Sumber Daya Alam.

Kementerian Tenaga Kerja dan Sosial digabungkan, Kementerian Urusan Ziarah diubah menjadi Kementerian Haji dan Umrah. Raja Salman juga membentuk sebuah komisi urusan rekreasi dan budaya.

Dokumen kerajaan memperlihatkan daftar 23 jabatan Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Said bin Nasir al-Ghamdi)

Sebagai penguasa Saudi, Raja Salman punya tujuh jabatan dan Bin Salman 23 jabatan

Bin Salman, di samping menjadi putera mahkota, juga menjabat wakil presiden dewan menteri, wakil presiden dewan militer, presiden dewan keluarga kerajaan, menteri pertahanan.

Mantan komandan pasukan koalisi untuk Perang Yaman Letnan Jenderal Pangeran Fahad bin Turki bin Abdul Aziz. (Arab News)

Keponakan Raja Salman divonis hukuman mati karena rencanakan kudeta

Pangeran Fahad bin Turki dan putranya dibekuk dalam kampanye antikorupsi dilancarkan oleh Bin Salman.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz pada 8 Januari 2021 disuntik vaksin Covid-19.

Raja Salman disuntik vaksin Covid-19

Raja Salman, 86 tahun, termasuk kelompok rentan tertular virus Covid-19.

Mahyor Jenderal Abdul Aziz Badah al-Fagham, pengawal prubadi Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Courtesy: Bandar al-Galud)

Netanyahu dan Bin Salman sepakat Raja Salman penghalang normalisasi hubungan Saudi-Israel

Kerjasama Saudi-Israel untuk menghadapi Iran dan di bidang perdagangan bakal meningkat.





comments powered by Disqus