kabar

Iran belum putuskan soal boikot haji tahun ini

Arab Saudi putuskan hubungan diplomatik dengan Iran Januari lalu.

11 Mei 2016 08:36

Pemerintah Iran belum memutuskan apakah tahun ini bakal melarang warganya berhaji ke Makkah, Arab Saudi.

"Sampai sekarang belum ada keputusan apakah pemerintah Iran akan memboikot haji tahun ini," kata juru bicara Kedutaan Besar Iran di Jakarta Ali Pahlevani Rad kepada Albalad.co semalam. Dia menambahkan persoalannya adalah apakah Arab Saudi bisa menjamin keamanan dan martabat jamaah haji asal negara Persia itu.

Jamaah umrah dan haji dari Iran terkena dampak negatif akibat memburuknya relasi negeri Persia ini dengan Arab Saudi. Riyadh Januari lalu memutuskan hubungan diplomatik dengan Teheran setelah kantor kedutaan besarnya di Teheran dan konsulatnya di Masyhad diserbu dan dirusak pengunjuk rasa. Demonstran marah setelah Arab Saudi melaksanakan hukuman mati terhadap ulama Syiah Syekh Muhammad Nimr an-Nimr.

Saudi menuding Iran mencampuri urusan domestik negara-negara Timur Tengah. Riyadh dan Teheran memang musuh bebuyutan dalam perebutan pengaruh di kawasan ini.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adil al-Jubair sudah bilang memanasnya hubungan kedua negara tidak berarti Riyadh melarang jamaah umrah dan haji dari Iran datang. Dia mengatakan warga Iran bisa mengurus visa umrah dan haji lewat Kedutaan Besar Swiss di Teheran, memang sudah diberi kewenangan oleh Saudi.

Pengusaha biro perjalanan haji dan umrah di Madinah, Fahad Talat Ilyas, mengatakan sudah tidak ada lagi jamaah umrah dari Iran datang tanah suci. "Tahun ini juga tidak akan ada jamaah haji asal Iran," ujarnya dengan nada yakin saat ditemui Albalad.co semalam di sebuah restoran di kawasan Raden Saleh, Jakarta Pusat.

Presiden Iran Hasan Rouhani tahun lalu melarang rakyat berumrah dan berhaji. Keputusan ini dikeluarkan setelah dua jamaah umrah Iran mengalami pelecehan seksual oleh petugas keamanan di Bandar Udara Internasional Raja Abdul Aziz di Kota Jeddah. Namun kenyataannya jamaah umrah dan haji dari negeri Mullah tetap berdatangan.

Ali Ahmad al-Mulla menjadi muazin Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, sejak 1975. (Screengrab)

Berkenalan dengan muazin Masjid Al-Haram

Ali Ahmad al-Mulla menjadi muazin Masjid Al-Haram sejak 1975.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi berbincang dengan seorang anggota Komisi I Bidang pertahanan dan Luar Negeri Dewan Perwakilan Rakyat di gedung parlemen, Jakarta, 31 Agustus 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Indonesia tunggu izin dari Saudi untuk minta sisa kuota dari negara tetangga

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz sampai sekarang tidak menepati janji menambah kuota sepuluh ribu jamaah haji bagi Indonesia.

Aparat imigrasi Filipina memeriksa 177 jamaah haji Indonesia memakai paspor palsu Filipina untuk berhaji di Bandar Udara Internasional Ninoy Aquino di Ibu Kota Manila, 19 Agustus 2016. (Richie Lopa/Inter Aksyon)

106 jamaah haji via Filipina bebas dari proses hukum

Pada 19 Agustus lalu, 177 warga Indonesia ditahan imigrasi Filipina karena memaki dokumen palsu untuk berangkat haji.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (berbatik coklat) dan Wakil Menteri Luar Negeri A.M. Fachir (berbatik merah) saat rapat konsultasi dengan pimpinan DPR membahas kuota haji di kompleks parlemen di Jakarta, 26 September 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Raja Saudi tidak tepati janji tambah kuota haji bagi Indonesia

Antrean bagi calon jamaah haji Indonesia sembilan hingga 41 tahun.





comments powered by Disqus