kabar

Jihadis ISIS dilarang cuti untuk persiapan pertahankan Raqqah

ISIS diyakini telah menetapkan keadaan darurat di Raqqah.

15 Mei 2016 22:02

ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) telah membatalkan jatah cuti bagi seluruh jihadisnya di Raqqah, demi persiapan untuk mempertahankan kota itu dari serangan pasukan internasional.

Raqqah, ibu kota ISIS, berlokasi di sisi utara Sungai Eufrat dan berjarak sekitar 160 kilometer sebelah timur Aleppo, Suriah. ISIS mencaplok Raqqah pada 2013.

Sumber-sumber di Raqqah mengungkapkan kepada the Telegraph, selama dua pekan terakhir kelompok bersenjata dipimpin Abu Bakar al-Baghdadi itu melakoni sejumlah persiapan, termasuk menggali parit di sepanjang pos-pos pemeriksaan dan memperkuat jaringan bunker.

"ISIS membatalkan liburan jihadis, menambah jumlah jadwal patroli, dan meminta semua anggota bertugas, termasuk bagian administrasi," kata seorang sumber rutin menjalin kontak dengan penduduk sipil di Raqqah.

Untuk mencegah pengintaian oleh pesawat nirawak, ISIS telah menutupi jalanan di Raqqah dengan kertas.

Kolonel Steve Warren, juru bicara pasukan koalisi anti-ISIS, Jumat lalu bilang dia meyakini ISIS telah mengumumkan keadaan darurat di Raqqah. "Kami tahu musuh merasa terancam dan memang seharusnya seperti itu," ujarnya. "Kami akan terus menekan mereka dan berharap bakal melihat mereka akhirnya lenyap."

Sejak kemunculannya pada 2012, ISIS terus memperluas kekuasaannya. Mereka mampu mencaplok Mosul, kota terbesar kedua di Irak, pada Juni 2014. Dari sana pula, Baghdadi mengumumkan berdirinya khilafah dan menyatakan dirinya sebagai khalifah.

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

Persenjataan ISIS dari Amerika dan Arab Saudi

CAR menyatakan sekitar 90 persenjataan digunakan ISIS merupakan buatan Cina, Rusia, dan Eropa Timur.

Pemimpin ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) Abu Bakar al-Baghdadi saat berpidato di Masjid Agung An-Nuri di Kota Mosul, Irak, Juni 2014. (Al-Arabiya)

ISIS benarkan Abu Bakar al-Baghdadi tewas

Dia dinyatakan terbunuh akibat serangan udara di Provinsi Ninawih, Irak.

Perdana menteri Irak Haidar al-Abadi bersalaman dengan seorang komandan pasukan Irak setibanya di Kota Mosul, 9 Juli 2017, untuk mengumumkan pembebasan Mosul dari ISIS. (Twitter/@HaiderAlAbadi)

Irak bebaskan Mosul dari ISIS

Sepekan sebelumnya, Abadi sudah mengumumkan berakhirnya khilafah islamiyah versi ISIS setelah pasukan Irak merebut Masjid An-Nuri telah menjadi puing akibat diledakkan ISIS.

Pemimpin ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) Abu Bakar al-Baghdadi saat berpidato di Masjid Agung An-Nuri di Kota Mosul, Irak, Juni 2014. (Al-Arabiya)

Irak rebut Masjid Agung di Mosul dari ISIS

Pemerintah Irak memperkirakan Mosul bisa direbut dalam beberapa hari lagi.





comments powered by Disqus