kabar

Kesal dua tahun menganggur, dokter gigi di Saudi bakar ijazah

Anazi mengeluhkan karena Arab Saudi terlalu banyak mempekerjakan dokter asing.

17 Mei 2016 17:44

Seorang dokter gigi di Hafar al-Batin, kota di Provinsi Timur dan berjarak 430 kilometer sebelah utara Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, membikin heboh setelah membakar ijazahnya. Dia kesal karena sudah dua tahun menganggur.

Rekaman video Muhanna Saud al-Anazi membakar ijazah sarjana kedokteran gigi miliknya diunggah di YouTube.

Anazi menceritakan dia lulusan dari Jordan University of Science and Technology dua tahun lalu. "Saya sudah melamar pekerjaan melalui Kementerian Layanan Sipil dan tidak dapat hingga kini," katanya kepada Okaz dan Saudi Gazette.

Dia menambahkan kementerian itu gagal memberikan pekerjaan bagi 600 dokter gigi meski mereka memenuhi syarat, termasuk sudah menjalani pelatihan. Dia bilang Kementerian Layanan Sipil hanya menerima 24 dari 310 dokter gigi perempuan melamar dan 185 dari 485 pelamar dokter lelaki.

Anazi telah mencoba untu melamar menjadi petugas penghubung namun ditolak dengan alasan kualifikasinya terlalu tinggi. "Saya membakar ijazah karena kecewa sekali tidak dapat pekerjaan setelah tujuh tahun kuliah dan mencari kerja," ujarnya. "Saya kepala keluarga dan saya mesti merawat dan memenuhi keperluan anak-anak saya."

Dia mengaku sudah melamar di semua rumah sakit. Satu poliklinik pernah menawarkan dia pekerjaan sebagai asisten dokter dengan gaji 4 ribu riyal sebulan. Tapi dia tolak karena dia tahu bayaran petugas keamanan saja 5 ribu riyal per bulan.

Anazi mengeluhkan Kementerian Kesehatan terlalu banyak mempekerjakan dokter gigi asing. Dia bilang mesti ada program Saudisasi di sektor kesehatan.

Situasi di sekitar lokasi tawaf di kompleks Masjid Al-Haram, Makkah, Arab Saudi, 16 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Qatar tuduh Arab Saudi halangi warganya berhaji

"Tahun ini tidak ada seorang pun warga Qatar benar-benar berupaya untuk berhaji karena mereka sadar tidak mungkin ke sana (Makkah) dalam situasi seperti sekarang," kata manajer sebuah agen perjalanan haji di Ibu Kota Doha, Qatar.

Seorang lelaki Turki tengah menghancurkan sejumlah telepon seluler menggunakan palu. (Youtube)

Patuhi seruan Erdogan, warga Turki hancurkan iPhone

Dalam video lainnya, seorang bocah lelaki membuang seplastik Coca Cola ke dalam jamban.

Pastor Andrew Brunson. (Yeni Safak)

Pengadilan Turki tolak bebaskan Pastor Andrew Brunson

Pastor Brunson menjadi pangkal memburuknya hubungan Turki-Amerika, setelah Ankara menolak permintaan Washington DC agar dia dibebaskan.

Syekh Salman al-Audah. (Twitter)

Arab Saudi adili ulama tersohor secara rahasia

Arab Saudi menahan Syekh Salman dan Syekh Awad al-Qarni sejak September tahun lalu.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Qatar tuduh Arab Saudi halangi warganya berhaji

"Tahun ini tidak ada seorang pun warga Qatar benar-benar berupaya untuk berhaji karena mereka sadar tidak mungkin ke sana (Makkah) dalam situasi seperti sekarang," kata manajer sebuah agen perjalanan haji di Ibu Kota Doha, Qatar.

18 Agustus 2018

TERSOHOR