kabar

Penjualan Qat di Yaman Selatan dilarang

Larangan konsumsi Qat sebenarnya pernah berlaku di Yaman Selatan sebelum negara ini bergabung dengan Yaman Utara menjadi Yaman pada 1990-an.

18 Mei 2016 12:25

Pemerintah Kota Aden di Yaman Selatan telah melarang penjualan Qat selama hari kerja. Daun hijau berefek seperti narkotik jenis ringan ini hanya boleh diperjualbelikan di akhir pekan.

Penduduk Aden kemarin bilang pos-pos pemeriksaan sudah dibikin di sekeliling Aden untuk mencegah masuknya Qat. Pasukan keamanan juga berpatroli di pasar-pasar untuk memastikan larangan itu ditaati.

Lewat keterangan tertulis, pasukan keamanan bilang larangan itu berlaku di Aden dan wilayah sekitarnya. "Larangan ini dikeluarkan karena ada protes dari warga negara terkait masalah keamanan, sosial, dan kesehatan. Selain itu penjualan Qat juga menyebabkan lalu lintas macet."

Aden menjadi ibu kota sementara Yaman setelah pasukan pendukung Presiden Abdu Rabbu Mnasyur Hadi mencaplok kembali Aden dan empat provinsi lainnya dari milisi Al-Hutiyun.

Seperti kopi Arab, Qat sudah menjadi santapan saban hari rakyat Yaman dan membikin ketagihan. Mirip warga Barat doyan mengunyah permen karet.

Larangan konsumsi Qat sebenarnya pernah berlaku di Yaman Selatan sebelum negara ini bergabung dengan Yaman Utara menjadi Yaman pada 1990-an.

Empat perempuan pamer bra untuk membubarkan ratusan demonstran Yahudi ultra-Ortodoks di Yerusalem, 18 Mei 2019. (Screenshot)

Demonstran Yahudi ultra-Ortodoks bubar karena dihadang perempuan pamer bra

Kaum Yahudi ultra-Ortodoks kerap memprotes pemasangan poster perempuan di tempat umum atau media dengan alasan haram.

Jamaah berkumpul di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, sambil menunggu pembagian makanan berbuka puasa, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Jamaah Qatar bisa pesan paket umrah setiba di Jeddah

Hubungan Saudi-Qatar memburuk sejak awal Juni 2017.

Iyad al-Baghdadi, aktivis prodemokrasi tinggal di Norwegia menjadi sasaran pembunuhan Arab Saudi. (Twitter)

Tiga teman Khashoggi terancam dibunuh oleh Arab Saudi

Ketiga orang ini adalah Iyad al-Baghdadi (tinggal di Norwegia), Umar Abdul Aziz (menetap di Kanada), dan satu orang belum diketahui identitasnya dan bermukim di Amerika.





comments powered by Disqus