kabar

Pilot Turkish Airlines mengaku melihat UFO

Kejadian itu berlangsung di hari yang sama saat pesawat EgyptAir hilang secara misterius.

23 Mei 2016 01:50

Dua pilot dari maskapai Turkish Airlines mengaku melihat UFO (objek terbang tak dikenali) di atas pesawat mereka Kamis pekan lalu, hari sama ketika pesawat EgyptAir hilang secara misterius.

Pesawat EgyptAir mengangkut 66 orang, termasuk kru, tiba-tiba hilang dari radar. Setelah dilakukan proses pencarian, puing-puing pesawat ditemukan di perairan Laut Mediterania.

Kedua pilot ini sudah melaporkan kejadian itu kepada menara pengawas udara di Bandar Udara Internasional Ataturk di Kota Istanbul, Turki, seperti dilansir situs Haberler. "Sebuah objek tidak dikenali bercahaya hijau melintas 2.000-3.000 kaki di atas kami," kata mereka. "Objek itu kemudian tiba-tiba hilang. Kami mengira itu sebuah UFO."

Situs Hurriyet Daily melaporkan kedua pilot ini mengatakan UFO itu terlihat di sekitar kawasan Silivri, Istanbul, dalam penerbangan dari kota wisata Bodrum menuju Istanbul Kamis malam.

Dua pilot itu bilang mereka melihat UFO ketika terbang di ketinggian 17 ribu kaki sekitar pukul 11:30 malam pada 19 Mei. Pesawat keduanya mendarat di Ataturk setengah jam kemudian.

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah dan putranya, Jawad Nasrallah. (Arabi21)

Hizbullah gali terowongan dari Beirut hingga selatan Libanon

Jaringan terowongan Hizbullah dari Beirut ini berujung hingga tiga kilometer sebelum pagar batas dengan Israel.

Warga Libanon berunjuk rasa pada 14 Mei 2021 di wilayah Metula, perbatasan Libanon-Israel, menentang Perang Gaza. (Telegram)

Satu pemuda Libanon luka ditembak tentara Israel akhirnya wafat

Muhammad Qasim Tahhan disebut sebagai tentara cadangan Hizbullah.

Demonstran pada 10 Mei 2021 membakar pagar tembok Konsulat jenderal Iran di Kota Karbala, Irak. Mereka memprotes pembunuhan Ihab al-Wazni, aktivis antipemerintah terjadi di Karbala kemarin. (Screenshot)

Protes pembunuhan aktivis antipemerintah, demonstran bakar pagar Konsulat Iran di Karbala

Masyarakat Syiah di Irak memang terbelah dua, ada yang berkiblat ke Iran dan ada pula yang setia kepada pemimpin Syiah Irak Ayatullah Ali Sistani.

Jamaah umrah sedang bertanya kepada petugas keamanan. (Saudi Gazette)

Saudi umumkan haji akan digelar tapi belum jelas haji domestik atau internasional

Setelah pandemi Covid-19 meletup Maret tahun lalu, Saudi cuma membolehkan penduduk Saudi buat berhaji. Itu pun jumlahnya terbatas, seribu orang saja.





comments powered by Disqus