kabar

Sisi keluarkan dekrit bolehkan seorang warga Saudi beli tanah khusus buat warga Mesir

Lokasinya di jalan utama menghubungkan Kairo dan Aleksandria.

27 Mei 2016 22:45

Presiden Mesir telah mengeluarkan dekrit mengizinkan seorang warga negara Arab Saudi membeli tanah tadinya cuma boleh dimiliki warga negara Nil itu, menurut sebuah keterangan tertulis dilansir surat kabar Al-Jaridah ar-Rasmiyah Kamis lalu.

Lelaki Saudi bernama Hamud bin Muhammad bin Nasir as-Salih ingin membeli dua bidang tanah berlokasi di jalan utama menghubungkan Kairo dan Aleksandria. Namun dia kaget ketika mengetahui tanah di wilayah itu hanya boleh dimiliki warga Mesir.

Tanpa menjelaskan bagaimana kejadiannya, koran itu bilang Sisi mengeluarkan keputusan membolehkan Salih membeli tanah ditaksirnya itu.

Kabar ini muncul setelah seorang warga Mesir mengajukan gugatan ke pengadilan Selasa lalu. Dia menuntut pemerintah membebaskan 47 orang ditahan karena awal bulan ini memprotes penyerahan dua pulau di laut Merah oleh Mesir kepada Arab Saudi.

Para pejabat Saudi dan Mesir mengatakan kedua pulau itu memang milik Saudi dan hanya di bawah kontrol Mesir. Riyadh meminta Kairo pada 1950 untuk melindungi kedua pulau itu.

Hubungan Mesir dan Saudi kian erat setelah Sisi berkuasa tiga tahun lalu.

Kabinet Mesir baru-baru ini mengesahkan hibah 2,5 miliar dari Saudi, diteken saat Raja Salman bin Abdul Aziz berkunjung ke Kairo bulan lalu. Dalam lawatan itu pula, Kairo memperoleh pinjaman US$ 24 miliar, menurut menteri kerja sama internasional Mesir.

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah dan putranya, Jawad Nasrallah. (Arabi21)

Hizbullah gali terowongan dari Beirut hingga selatan Libanon

Jaringan terowongan Hizbullah dari Beirut ini berujung hingga tiga kilometer sebelum pagar batas dengan Israel.

Warga Libanon berunjuk rasa pada 14 Mei 2021 di wilayah Metula, perbatasan Libanon-Israel, menentang Perang Gaza. (Telegram)

Satu pemuda Libanon luka ditembak tentara Israel akhirnya wafat

Muhammad Qasim Tahhan disebut sebagai tentara cadangan Hizbullah.

Demonstran pada 10 Mei 2021 membakar pagar tembok Konsulat jenderal Iran di Kota Karbala, Irak. Mereka memprotes pembunuhan Ihab al-Wazni, aktivis antipemerintah terjadi di Karbala kemarin. (Screenshot)

Protes pembunuhan aktivis antipemerintah, demonstran bakar pagar Konsulat Iran di Karbala

Masyarakat Syiah di Irak memang terbelah dua, ada yang berkiblat ke Iran dan ada pula yang setia kepada pemimpin Syiah Irak Ayatullah Ali Sistani.

Jamaah umrah sedang bertanya kepada petugas keamanan. (Saudi Gazette)

Saudi umumkan haji akan digelar tapi belum jelas haji domestik atau internasional

Setelah pandemi Covid-19 meletup Maret tahun lalu, Saudi cuma membolehkan penduduk Saudi buat berhaji. Itu pun jumlahnya terbatas, seribu orang saja.





comments powered by Disqus