kabar

Imam Masjid Quba bilang bernyanyi haram tapi musik tidak

Seorang anggota Dewan Ulama Senior Arab Saudi juga telah mengharamkan berfoto selfie bareng binatang, termasuk kucing.

29 Mei 2016 10:35

Syekh Saleh al-Maghamsi, imam sekaligus khatib di Masjid Quba, Kota Madinah, Arab Saudi, bilang bernyanyi itu haram namun musik tidak.

"Tiga ulama mengatakan hal berbeda meski sebagian besar ulama setuju bernyanyi haram, tapi musik tidak. Itu disebut dalam kitab suci Al-Quran," kata Syekh Maghamsi dalam acara dialog di stasiun televisi MBC. "Musik adalah instrumen, tidak secara khusus disebut dalam Al-Quran."

Dia menjelaskan kegiatan bernyanyi saat ini melibatkan lelaki dan perempuan bersama-sama dan itu haram hukumnya.

Syekh Maghamsi merekomendasikan pembangunan fasilitas kesehatan buat merawat pasien miskin, tempat penampungan kaum tunawisma, dan layanan kesejahteraan lainnya bagi masyarakat. "Masjid ada di mana-mana, alhamdulillah...tiap orang kaya membangun seebuah vila dan masjid di depannya."

Surat kabar the Independent Jumat lalu melaporkan Syekh Saleh bin Fauzan al-Fauzan, anggota Dewan Ulama Senior Arab Saudi, juga telah mengharamkan berfoto selfie bareng binatang, termasuk kucing. "Mengambil gambar dilarang kecuali untuk hal penting. Tidak dengan kucing, anjing, serigala, dan hewan apapun," ujarnya.

Bukan kali ini saja ulama di negara Kabah itu membikin fatwa ganjil. Awal tahun ini, Mufti Agung Arab Saudi Syekh Abdul Aziz bin Abdullah asy-Syekh menyatakan bermain catur haram. Dia beralasan permainan catur memicu permusuhan dan kebencian bagi pemainnya. Selain itu, dia menambahkan, "Catur dilarang karena mendorong perjudian dan membuang waktu serta uang."

Warga Libanon berunjuk rasa pada 14 Mei 2021 di wilayah Metula, perbatasan Libanon-Israel, menentang Perang Gaza. (Telegram)

Satu pemuda Libanon luka ditembak tentara Israel akhirnya wafat

Muhammad Qasim Tahhan disebut sebagai tentara cadangan Hizbullah.

Demonstran pada 10 Mei 2021 membakar pagar tembok Konsulat jenderal Iran di Kota Karbala, Irak. Mereka memprotes pembunuhan Ihab al-Wazni, aktivis antipemerintah terjadi di Karbala kemarin. (Screenshot)

Protes pembunuhan aktivis antipemerintah, demonstran bakar pagar Konsulat Iran di Karbala

Masyarakat Syiah di Irak memang terbelah dua, ada yang berkiblat ke Iran dan ada pula yang setia kepada pemimpin Syiah Irak Ayatullah Ali Sistani.

Jamaah umrah sedang bertanya kepada petugas keamanan. (Saudi Gazette)

Saudi umumkan haji akan digelar tapi belum jelas haji domestik atau internasional

Setelah pandemi Covid-19 meletup Maret tahun lalu, Saudi cuma membolehkan penduduk Saudi buat berhaji. Itu pun jumlahnya terbatas, seribu orang saja.

Alireza Fazeli Munfarid, pemuda Iran berumur 20 tahun, dibunuh keluarga setelah ketahuan dia menjadi gay. (Twitter)

Pemuda gay di Iran dibunuh keluarganya

Pasangan gay ketahuan bercinta diancam hukuman mati. Sedangkan mereka ketangkap berciuman, berpegangan tangan, dan saling perhatian akan dikenai hukuman cambuk di muka umum.





comments powered by Disqus