kabar

Tiga pangeran Kuwait divonis lima tahun penjara sebab hina hakim

Termasuk Athbi al-Fahad as-Sabah keponakan dari emir Kuwait.

01 Juni 2016 01:10

Sebuah pengadilan di Kuwait Senin lalu menjatuhkan vonis masing-masing lima tahun penjara kepada tiga anggota keluarga kerajaan. Mereka dan empat terdakwa lainnya diputus bersalah telah menghina hakim.

Ketujuh terdakwa, termasuk ketiga pangeran Kuwait, itu mulanya didakwa menghina Emir Kuwait Syekh Sabah al-Ahmad al-Jabir as-Sabah dan memproduksi rekaman-rekaman video palsu untuk menjelekkan hakim-hakim tinggi.

Keponakan dari emir Kuwait, mantan Kepala Kantor Keamanan Nasional Athbi al-Fahad as-Sabah, termasuk dalam ketujuh terdakwa.

Tiga terdakwa lainnya juga menerima hukuman lima tahun penjara, sedangkan yangkeempat divonis sepuluh tahun kurungan.

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah dan putranya, Jawad Nasrallah. (Arabi21)

Hizbullah gali terowongan dari Beirut hingga selatan Libanon

Jaringan terowongan Hizbullah dari Beirut ini berujung hingga tiga kilometer sebelum pagar batas dengan Israel.

Warga Libanon berunjuk rasa pada 14 Mei 2021 di wilayah Metula, perbatasan Libanon-Israel, menentang Perang Gaza. (Telegram)

Satu pemuda Libanon luka ditembak tentara Israel akhirnya wafat

Muhammad Qasim Tahhan disebut sebagai tentara cadangan Hizbullah.

Demonstran pada 10 Mei 2021 membakar pagar tembok Konsulat jenderal Iran di Kota Karbala, Irak. Mereka memprotes pembunuhan Ihab al-Wazni, aktivis antipemerintah terjadi di Karbala kemarin. (Screenshot)

Protes pembunuhan aktivis antipemerintah, demonstran bakar pagar Konsulat Iran di Karbala

Masyarakat Syiah di Irak memang terbelah dua, ada yang berkiblat ke Iran dan ada pula yang setia kepada pemimpin Syiah Irak Ayatullah Ali Sistani.

Jamaah umrah sedang bertanya kepada petugas keamanan. (Saudi Gazette)

Saudi umumkan haji akan digelar tapi belum jelas haji domestik atau internasional

Setelah pandemi Covid-19 meletup Maret tahun lalu, Saudi cuma membolehkan penduduk Saudi buat berhaji. Itu pun jumlahnya terbatas, seribu orang saja.





comments powered by Disqus