kabar

Donatur Yahudi tersohor tutup usia

Irving Moskowitz getol mendanai pembangunan permukiman Yahudi di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

17 Juni 2016 15:36

Dr Irving Moskowitz, donatur Yahudi Amerika telah memicu kontroversi karena menyumbang jutaan dolar buat pembangunan permukiman Yahudi di Tepi Barat dan Yerusalem, telah meninggal dalam usia 88 tahun.

Arutz Sheva, situs berita sayap kanan Israel juga didirikan Moskowitz, melaporkan kematiannya kemarin.

The Moskowitz Foundation dia bikin pada 1968 bareng istrinya, Cherna, merupakan pendukung utama El'ad dan Ateret Cohanim, dua organisasi terlibat dalam perpindahan orang-orang Yahudi ke wilayah dominasi Arab di Yerusalem Timur.

Yayasan itu juga pendonor terbesar bagi the One Israel Fund, menurut formulir pajak the Moskowitz Foundation pada 2014, adalah penyokong kesejahteraan dan keamanan bagi lelaki, perempuan, dan anak Yahudi di Judea serta Samaria, nama Tepi Barat versi Alkitab.

Pada 2008, Moskowitz membentuk penghargaan the Moskowitz Prize for Zionism diberikan bagi pemukim Yahudi berprestasi. Di antara pemenangnya adalah Moshe Levinger, pemukim Yahudi awal di Kota Hebron setelah Perang Enam Hari 1967 kemudian dipenjara karena menyerang warga Arab; Noam Arnon, pemukim Yahudi di Hebron; dan Yehuda Glick, aktivis getol mengupayakan akses lebih besar bagi orang Yahudi ke dalam kompleks Masjid Al-Aqsa dan kini telah menjadi anggota Knesset (parlemen Israel).

Jenazah konglomerat judi itu akan dikuburkan di Yerusalem, menurut laman Facebook milik Dov Hikind, anggota Dewan Negara Bagian New York dari Brooklyn sekaligus pegiat sayap kanan Israel.

Moskowitz dilahirkan di Kota New York, Amerika Serikat, pada 1928 adalah anak kesembilan dari pasangan imigran Yahudi asal Polandia. Dia besar di Milwaukee, di mana dia kuliah hingga menjadi sarjana kedokteran, lalu pindah ke California, tempat dia mulai berbisnis rumah sakit dan kasino. Dia lantas pindah lagi ke Pantai Miami.

Menurut profilnya terbitan majalah Time pada 1997, Moskowitz kehilangan 120 kerabatnya dalam Holocaust (pembantaian kaum Yahudi oleh tentara Nazi Jerman selama Perang Dunia Kedua).  

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah dan putranya, Jawad Nasrallah. (Arabi21)

Hizbullah gali terowongan dari Beirut hingga selatan Libanon

Jaringan terowongan Hizbullah dari Beirut ini berujung hingga tiga kilometer sebelum pagar batas dengan Israel.

Warga Libanon berunjuk rasa pada 14 Mei 2021 di wilayah Metula, perbatasan Libanon-Israel, menentang Perang Gaza. (Telegram)

Satu pemuda Libanon luka ditembak tentara Israel akhirnya wafat

Muhammad Qasim Tahhan disebut sebagai tentara cadangan Hizbullah.

Demonstran pada 10 Mei 2021 membakar pagar tembok Konsulat jenderal Iran di Kota Karbala, Irak. Mereka memprotes pembunuhan Ihab al-Wazni, aktivis antipemerintah terjadi di Karbala kemarin. (Screenshot)

Protes pembunuhan aktivis antipemerintah, demonstran bakar pagar Konsulat Iran di Karbala

Masyarakat Syiah di Irak memang terbelah dua, ada yang berkiblat ke Iran dan ada pula yang setia kepada pemimpin Syiah Irak Ayatullah Ali Sistani.

Jamaah umrah sedang bertanya kepada petugas keamanan. (Saudi Gazette)

Saudi umumkan haji akan digelar tapi belum jelas haji domestik atau internasional

Setelah pandemi Covid-19 meletup Maret tahun lalu, Saudi cuma membolehkan penduduk Saudi buat berhaji. Itu pun jumlahnya terbatas, seribu orang saja.





comments powered by Disqus