kabar

Lelang jelang sahur, nasi mandi terjual seharga US$ 30 ribu

Kelompok konservatif menilai orang-orang berniat baik tidak perlu mengikuti lelang amal dan mestinya menyumbangkan langsung uangnya ke masyarakat membutuhkan.

21 Juni 2016 22:50

Sebuah lelang untuk amal digelar di Pulau Tarut, Provinsi Timur, Arab Saudi, berhasil menjual senampan nasi mandi, masakah khas Arab dengan lauk daging ayam atau kambing, seharga US$ 30.290 atau 113.600 riyal Saudi.

Abdullah al-Alaiwat, kepala lembaga amal lokal, bilang fulus hasil lelang bakal disumbangkan kepada anak-anak yatim dan kaum papa.

"Uang hasil lelang sebelum tiba waktu makan sahur terkumpul sejumlah 136.550 riyal," katanya seperti dilansir surat kabar Okaz Senin lalu. "Kami ingin mengajak masyarakat dan memastikan semua orang terlibat dalam kegiatan kemasyarakatan semacam ini."

Penduduk dunia maya menyambut positif lelang itu dan memuji semangat kebersamaan lewat kegiatan pengumpulan dana buat amal.

Namun kelompok konservatif menilai orang-orang berniat baik tidak perlu mengikuti lelang amal dan mestinya menyumbangkan langsung uangnya ke masyarakat membutuhkan.

Kaum muslim di seluruh dunia memang berlomba bersedekah dan berbuat kebaikan saban Ramadan.

Hamzah Yahya Kusyak, insinyur perancang sumur Zamzam, wafat dalam umur 80 tahun pada 2 Maret 2021. (Arab News/Supplied)

Insinyur perancang sumur Zamzam wafat

Yahya dilahirkan di Makkah pada 1941. Ayahnya pedagang sekaligus bekerja sebagai mutawif bagi jamaah umrah.

Sebanyak 60 mahasiswa Indonesia tengah belajar pertanian di Israel pada 2 Maret 2021 telah mendapat suntikan dosis kedua vaksin Covid-19. (Albalad.co)

60 mahasiswa Indonesia di Israel telah disuntik dosis kedua vaksin Covid-19

Diperkirakan 75 persen dari sekitar sembilan juta penduduk Israel sudah divaksinasi Covid-19 akhir bulan ini.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkomunikasi dengan Muhammad Saud, narablog Arab Saudi, melalui aplikasi telepon video Facetime pada 26 Desember 2019. (Screengrab)

Biden siap wujudkan hubungan diplomatik Saudi dan Israel

Pada November tahun lalu, Netanyahu terbang ke Kota Neom, Arab Saudi, dan mengadakan pertemuan dengan Bin Salman. Itu menjadi pertemuan ketiga mereka.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Saudi Gazette)

Bin Salman dan dilema Biden

Bin Salman makin percaya tidak ada yang bisa membantah atau mencegah kuasa mutlaknya, sekalipun negara sebesar Amerika.





comments powered by Disqus