kabar

Presenter Libanon dideportasi setelah putus kontrak dengan televisi Mesir

Liliane Daud memandu acara dialog dengan tokoh-tokoh oposisi Mesir.

28 Juni 2016 06:32

Polisi Mesir kemarin menangkap presenter asal Libanon Liliane Daud di rumahnya di Ibu Kota Kairo. Dia kemudian diangkut ke bandar udara lalu dideportasi ke negara asalnya, seperti dilansir media setempat.

Penangkapan sekaligus deportasi atas Liliane ini terjadi tidak lama setelah dia mengumumkan putus kontrak dengan stasiun televisi ONTV melalui Twitter. Liliane bergabung dengan televisi swasta Mesir itu sejak 2011.

Ziad al-Alaimi, pengacara dari Liliane, menjelaskan polisi menyerbu kediaman Liliane dan memaksa dia untuk keluar. Mereka juga tidak mengizinkan kliennya itu untuk menelepon.

Acara dialog dipandu Liliane termasuk dari sangat sedikit program televisi dibolehkan disiarkan di televisi Mesir. Program dialog itu memberi kesempatan bagi tokoh-tokoh oposisi Mesir untuk bebas bersuara, menurut Ahram Online.

ONTV dibeli Mei lalu oleh pengusaha Mesir Ahmad Abu Hasyimah.

Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid an-Nahyan saat mengunjungi pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus pada September 2016. (Twitter/MohamedBinZayed)

Paus Fransiskus akan gelar misa di Abu Dhabi

Sekitar sejuta ekspatriat pemeluk Katolik Roma diperkirakan hadir dalam misa itu.

Muhammad Ramadan, pengacara hak asasi manusia  ditangkap aparat keamanan Mesir karena memakai rompi kuning pada 10 Desember 2018. (Facebook)

Mesir tangkap seorang pengacara karena pakai rompi kuning

Hukum berlaku di Mesir tidak bisa menangkap orang lantaran memiliki rompi kuning.

Demonstran berompi kuning.  (Twitter)

Mesir batasi penjualan rompi kuning jelang peringatan delapan tahun revolusi

Kairo khawatir demonstrasi di Paris menular ke Mesir.

Pohon Natal dipajang dalam  the Big Fashion Mall di Kota Ashdod, selatan Israel. (Courtesy)

Pejabat Yahudi ultra-ortodoks desak mal singkirkan pohon Natal

Meski Natal hari suci bagi umat Nasrani, namun bukan hari libur di Israel.





comments powered by Disqus