kabar

Tiga pelaku Teror Istanbul dari Rusia, Uzbekistan, dan Kirgistan

Pengebom bunuh diri dari Dagestan itu bernama Usman Vadinov. Dia baru tiba dari Raqqah, ibu kota ISIS di utara Suriah.

30 Juni 2016 22:18

Seorang pejabat senior Turki hari ini mengungkapkan tiga pengebom bunuh diri di Bandar Udara Internasional Ataturk di Kota Istanbul adalah warga negara Rusia, Uzbekistan, dan Kirgistan.

Hingga kini, serangan teror di bandar udara terbesar di Turki pada Selasa malam lalu itu telah menewaskan 42 orang dan melukai lebih dari 230 lainnya.

Pejabat pemerintah Turki ini menolak memberitahu nama ketiga loyalis ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) itu karena penyelidikan belum selesai. "Sebuah tim medis tengah bekerja sepanjang waktu untuk menyelesaikan prses identifikasi," katanya kepada wartawan.

Menteri Dalam Negeri Turki Efkan Ala bilang identitas dan kewarganegaraan salah satu pengebom bunuh diri sudah diketahui, namun dia tidak mauberkomentar lebih lanjut.

Yeni Safak, surat kabar propemerintah Turki, menyebutkan pengebom berpaspor Rusia itu dari Dagestan, berbatasan dengan Chechnya. Rusia telah berperang menghadapi gerakan separatis dan kaum militan di dua daerah itu sejak Uni Soviet runtuh pada 1991.

Koran Hurriyet melansir pengebom bunuh diri dari Dagestan itu bernama Usman Vadinov. Dia baru tiba dari Raqqah, ibu kota ISIS di utara Suriah. Kementerian Dalam Negeri Rusia mengaku sedang mengecek informasi mengenai Vadinov.

Seorang juru bicara badan keamanan Kirgistan bilang pihaknya sedang menyelidiki, sedangkan dinas intelijen Uzbekistan tidak mau berkomentar.

Aparat keamanan Turki telah menahan 22 orang, termasuk tiga warga asing dalam penyisiran di Istanbul hari ini, seperti dilansir kanor berita resmi Anadolu.

Seorang petugas menggendong anak kecil selamat dari serangan kelompok bersenjata di acara parade militer di Kota Ahwaz, barat Iran, 22 September 2018. (Twitter)

ISIS rilis video pelaku serangan atas pawai militer di Iran

Selain ISIS, Gerakan Bangsa Ahvaz, mendiami Provinsi Khuzestan dan berusaha memerdekakan diri, juga mengklaim sebagai dalang dari serangan itu.

Jihadis ISIS Hasyim Abadi. (Al-Arabiya/Supplied)

Jihadis ISIS dijual seharga US$ 1 juta

Hasyim Abadi adalah adik dari pelaku serangan bunuh diri dalam konser Ariana Grande di Manchester, Mei tahun lalu.

Bos Mayapada Group Dato Tahir berbincang dengan satu keluarga pengungsi Suriah di kamp Azraq, Yordania, pada 27 Oktober 2016. (KBRI Amman buat Albalad.co)

Senjata bikinan Israel ditemukan dalam gudang senjata ISIS

Israel dan ISIS memang memiliki kepentingan sama, yakni menggulingkan rezim Basyar al-Assad disokong oleh Iran.

Poster Huzaifah al-Badri, putra pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi, tewas dalam pertempuran di Homs, Suriah. (Amaq)

Putra pemimpin ISIS tewas di Suriah

Baghdadi memiliki empat anak dari istri pertama dan satu putra dari iatri kedua.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

yair netanyahu

Facebook blokir akun anak Netanyahu karena berkomentar anti-muslim

"Semua orang Yahudi pergi (dari Israel) atau warga Palestina angkat kaki," tulis Yair. "Saya lebih suka pilihan kedua."

18 Desember 2018

TERSOHOR